Duel Sengit dengan Marc Marquez di Assen, Di Giannantonio Ngaku Lupa Aturan

Duel Sengit dengan Marc Marquez di Assen, Di Giannantonio Ngaku Lupa Aturan

Kris FW - Sport
Senin, 29 Jun 2026 12:30 WIB
MotoGP - Grand Prix of Netherlands - TT Circuit Assen, Assen, Netherlands - June 28, 2026 Ducati Lenovo Teams Marc Marquez and Pertamina Enduro VR46 Racing Teams Fabio Di Giannantonio in action during the MotoGP race REUTERS/Omar Havana
Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio. Foto: REUTERS/Omar Havana
Jakarta -

Fabio Di Giannantonio mengakui penalti yang diterimanya pada MotoGP Belanda 2026 memang pantas dijatuhkan. Pebalap VR46 Ducati itu mengungkapkan dirinya lupa aturan saat memotong chicane terakhir ketika berduel dengan Marc Marquez di Sirkuit TT Assen.

Insiden terjadi pada lap ke-20 dari total 26 putaran. Di Giannantonio mencoba menyalip Marquez dari sisi dalam di chicane terakhir.

Manuver agresif itu memaksa Marquez keluar lintasan hingga melewati area gravel. Namun, Di Giannantonio juga gagal menikung dengan sempurna dan melewati area berwarna biru di luar batas lintasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena tidak kehilangan waktu sedikitnya satu detik setelah memotong chicane, Steward FIM menjatuhkan hukuman long lap penalty kepada pebalap asal Italia tersebut.

ADVERTISEMENT

Di Giannantonio mengaku sempat kesal ketika penalti itu muncul. Namun, setelah mengingat kembali regulasi yang berlaku, ia menyadari keputusan steward memang sudah tepat.

"Saat itu, ya, saya memang kesal," kata Di Giannantonio seperti dilansir Crash.net.

"Saya memang memperkirakan akan mendapat penalti karena memotong chicane. Namun, sejujurnya saya lupa dengan aturannya. Saat itu saya benar-benar fokus balapan."

Awalnya, Di Giannantonio sempat bingung ketika pemberitahuan penalti muncul di dashboard motornya. "Ketika pemberitahuan itu muncul, saya berpikir, 'Hah, penalti untuk apa?' Lalu beberapa saat kemudian saya sadar, 'Oh ya, mungkin memang benar'," ujarnya.

Pebalap VR46 Racing Team itu juga mengakui kesalahannya tidak mencoba jalur long lap penalty selama sesi latihan pada akhir pekan MotoGP Belanda. "Ini kesalahan saya karena sepanjang akhir pekan saya tidak pernah mencoba jalur long lap. Biasanya saya selalu mencoba setidaknya satu kali."

"Kali ini saya tidak melakukannya dan justru harus menjalaninya saat balapan. Karena itu saya sempat tidak yakin bagaimana melewatinya dengan benar. Namun pada akhirnya menurut saya hukumannya memang pantas. Saya memotong chicane, jadi tidak masalah," tutur Di Giannantonio.

Meski harus menjalani long lap penalty, Di Giannantonio tidak kehilangan banyak waktu. Pebalap Italia itu bahkan mampu kembali mengejar Marc Marquez dan menyalipnya pada lap ke-25. Tak lama kemudian, ia juga berhasil melewati Alex Marquez untuk mengamankan posisi keempat hingga garis finis.

Hasil tersebut membuat Di Giannantonio menjadi pebalap Ducati dengan finis terbaik pada MotoGP Belanda 2026. Tambahan poin dari Assen juga membuat peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia semakin terbuka. Kini Di Giannantonio hanya terpaut 16 poin dari pemuncak klasemen sementara MotoGP 2026.

(krs/nds)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads