Penyebab Toprak 'Mustahil' Finis di MotoGP Belanda 2026

Penyebab Toprak 'Mustahil' Finis di MotoGP Belanda 2026

Kris FW - Sport
Senin, 29 Jun 2026 14:50 WIB
Enea Bastianini scored points in both races at the Czech Grand Prix, finishing seventh in Saturdays Sprint and 10th in Sundays main event. Pedro Acosta retired from both races and dropped to sixth in the standings. Marc MΓ‘rquez won on Sunday i
Foto: Gold and Goose / Red Bull Conten/Gold and Goose
Jakarta -

MotoGP Belanda 2026 sempat menjanjikan hasil terbaik bagi Toprak Razgatlioglu. Tapi pebalap Yamaha itu akhirnya gagal finis setelah mengalami masalah teknis pada motornya saat balapan di Sirkuit TT Assen, Minggu (28/6/2026).

Razgatlioglu memulai balapan dari posisi paling belakang setelah menjalani sesi kualifikasi yang mengecewakan. Meski begitu, juara dunia World Superbike dua kali itu langsung tampil agresif sejak lampu start padam.

Dalam beberapa lap pertama, Toprak sukses menyalip banyak pebalap dan merangsek ke posisi 10 besar. Bahkan, ia sempat berada tepat di belakang Fabio Quartararo dan berpeluang menjadi pebalap Yamaha dengan hasil terbaik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya, harapan itu sirna pada lap ke-12. Toprak memutuskan masuk ke pit dan mengakhiri balapan lebih awal.

ADVERTISEMENT

Motor Alami Chattering Parah

Usai balapan, Toprak menjelaskan bahwa motornya mengalami chattering yang sangat parah, terutama saat melibas tikungan kiri. Chattering merupakan getaran berlebihan pada motor yang membuat ban kehilangan kestabilan dan sangat mengganggu kendali pebalap.

"Start saya sangat bagus. Di Tikungan 5, saat situasi masih kacau, saya mengambil jalur yang tepat dan berhasil menyalip banyak pebalap. Setelah masuk 10 besar, semuanya berjalan baik. Tetapi kemudian motor mulai mengalami chattering di sisi kiri. Saya tidak mengerti penyebabnya," kata Toprak seperti dilansir Crash.net.

Toprak mengungkapkan Brad Binder bahkan sempat memperhatikan kondisi motornya dari belakang. "Saya sempat berbicara dengan Brad Binder. Dia mengatakan melihat motor saya, terutama di Tikungan 9, mengalami chattering yang luar biasa dan sama sekali tidak berhenti."

Menurut Toprak, kondisi tersebut sangat tidak normal. Biasanya, gejala chattering akan hilang ketika pebalap mulai membuka gas. Tapi saat itu getaran justru terus muncul.

"Biasanya saat mulai membuka gas, chattering akan berhenti. Kali ini berbeda. Sampai sekarang kami juga belum tahu penyebabnya."

Mustahil Balapan dengan Kondisi Itu

Toprak mengaku sempat mencoba bertahan beberapa putaran sambil mencari penyebab masalah tersebut. Ia bahkan mengubah gaya mengerem dan hanya mengandalkan rem depan di beberapa tikungan kiri. Namun, seluruh upaya itu tidak membuahkan hasil.

"Saya mencoba mengatasinya selama beberapa lap. Namun setelah Brad Binder dan Alex Rins menyalip saya, saya kembali memaksa motor."

"Di Tikungan 15 yang juga tikungan kiri, saya mencoba berbagai cara, termasuk hanya menggunakan rem depan untuk mencari sumber masalahnya. Tapi motor tetap mengalami chattering."

Pada akhirnya, Toprak memilih masuk ke pit karena merasa mustahil melanjutkan balapan. "Akhirnya saya kembali ke pit karena mustahil mengendarai motor dengan kondisi seperti itu," ujar pebalap asal Turki tersebut.

Gagal finis di Assen membuat Toprak kehilangan peluang meraih hasil terbaiknya sejak menjalani debut di MotoGP. Padahal, laju impresifnya dari posisi start paling buncit sempat membuka peluang finis di barisan depan sekaligus menjadi pebalap Yamaha terbaik pada balapan tersebut.

(krs/pur)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads