Marc Marquez geram cedera Marco Bezzecchi disebut karma dari Mandalika. Bezzecchi mengalami cedera usai mengalami crash saat kualifikasiMotoGP Jerman 2026.
Marco Bazzecchi mengalami crash saat kualifikasi MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachenring, Sabtu (11/7). Bezzecchi kehilangan kendali di tikungan ketujuh terlempar dari tunggangannya, hingga terseret jauh ke area gravel.
Bezzecchi tampak memegangi lengan kanannya usai crash. Pebalap Aprillia ini dilarikan ke pusat medis sirkuit dengan ambulans.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil pemeriksaan medis mengungkap bahwa Bezzecchi mengalami retak tulang selangka. Ia harus menjalani operasi untuk memulihkan cederanya tersebut.
Kondisi tersebut bikin Bezzecchi dipastikan absen pada balapan di MotoGP Jerman 2026. Beruntungnya setelah ini, MotoGP memasuki jeda musim panas. Bezzecchi punya waktu jeda untuk fokus pemulihan.
Ketika banyak yang bersimpati pada Bezzecchi, ada pihak-pihak yang tak bertanggung jawab memanfaatkan insiden ini untuk mengejek Bezzecchi di media sosial. Mereka menyebut cederanya Bezzecchi adalah karma usai dirinya menabrak Marquez di race MotoGP Indonesia 2025 di Sirkut Mandalika.
Pada momen tersebut, Bezzecchi menyenggol bagian belakang Marquez saat berusaha menyalipnya dari sisi dalam. Keduanya keluar lintasan tapi Marquez mengalami cedera parah karena terjatuh dari motornya. MM93 mengalami patah tulang bahu dalam kecelakaan tersebut.
Orang yang mengejek Bezzecchi di media sosial saat ini diduga adalah fans Marquez yang masih tak terima dengan insiden di Mandalika.
Marquez menyayangkan hal tersebut. Ia menegaskan insiden Bezzecchi bukan karena karma. Pria asal Spanyol ini mengungkap seluruh pebalap punya risiko yang sama untuk mengalami kecelakaan.
Marquez mendoakan agar Bezzecchi segera pulih. Ia juga meminta agar lagi tak ada ejekan ke Bezzecchi terkait crash yang dialami pebalap Italia ini.
"Karma itu tidak ada, dan semua pembalap mengambil banyak risiko di luar sana. Kami mendoakan yang terbaik untuk Marco," ujar Marquez dikutip dari Crash.
"Saya sudah mengunggah kecelakaan di Indonesia [memberi tahu orang-orang] untuk tidak menekan Marco karena hal-hal seperti ini terjadi dalam balapan," jelasnya.
(pur/yna)










































