Steiner membandingkan dua pembalap yang sama-sama mengoleksi tujuh gelar juara dunia di ajang masing-masing. Marquez kembali mencapai puncak MotoGP setelah bangkit dari rentetan cedera serius, sementara Hamilton juga mampu bangkit bersama Ferrari setelah melalui musim debut yang berat.
Saat ditanya pembalap Formula 1 yang paling mengingatkannya kepada Marquez, Steiner langsung menyebut nama Hamilton. "Ini pertanyaan yang sulit karena saya belum pernah ditanya seperti ini sebelumnya," kata Steiner kepada Motosprint.
"Menurut saya, dia sedikit mirip Hamilton. Dia sangat bagus melaju cepat saat dibutuhkan, tetapi juga pandai mengelola citranya. Dia tidak mengelolanya seperti Lewis karena Lewis itu unik. Tetapi dia melakukannya dengan baik dan tentu saja dia sudah memenangkan banyak hal," ujarnya.
Marquez mencatat kisah comeback impresif dengan merebut gelar juara dunia MotoGP ketujuh pada musim lalu. Itu menjadi gelar pertamanya sejak 2019 setelah sempat mengalami cedera lengan serius pada 2020, yang membuatnya harus menjalani empat operasi besar dalam kurun dua tahun.
Sementara itu, Hamilton juga menjalani kebangkitan dalam beberapa musim terakhir. Juara dunia Formula 1 tujuh kali tersebut berhasil meraih kemenangan perdananya bersama Ferrari setelah sempat menjalani musim debut yang sulit dan diragukan banyak pihak.
Steiner sendiri bukan sosok asing di dunia balap. Pria asal Italia itu pernah menjabat sebagai team principal Haas di Formula 1 selama satu dekade sebelum kini memimpin tim Red Bull KTM Tech3 di MotoGP.
Marc Marquez kini masih bersaing dalam perebutan gelar MotoGP 2026, sedangkan Hamilton terus mengejar peluang meraih gelar juara dunia Formula 1 kedelapan.
(krs/ran)