Casey Stoner Kapok, Bagi Ilmu MotoGP Cuma-cuma tapi Tak Diapresiasi

Casey Stoner Kapok, Bagi Ilmu MotoGP Cuma-cuma tapi Tak Diapresiasi

Kris FW - Sport
Minggu, 02 Agu 2026 13:45 WIB
SCARPERIA, ITALY - MAY 20:  Casey Stoner of Australia and Ducati Team
 looks on in box during the MotoGp of Italy - Free Practice  at Mugello Circuit on May 20, 2016 in Scarperia, Italy.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Casey Stoner. Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta -

Casey Stoner mengaku kapok membagikan pengalaman dan ilmunya kepada para pebalap MotoGP secara cuma-cuma. Juara dunia dua kali itu merasa kontribusinya selama ini kurang mendapat apresiasi.

Meski telah pensiun sejak akhir musim 2012, Stoner masih beberapa kali terlibat di lingkungan MotoGP. Selain pernah menjadi test rider, pebalap asal Australia itu juga kerap memberikan masukan kepada sejumlah pebalap, terutama Francesco Bagnaia.

Stoner bahkan hadir di garasi Bagnaia dalam beberapa kesempatan untuk berbagi pengalaman soal persaingan di level tertinggi MotoGP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baru-baru ini, Stoner menghadiri World Ducati Week dan Goodwood Festival of Speed sebagai bagian dari perayaan 100 tahun Ducati. Dalam acara World Ducati Week, Bagnaia secara terbuka mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Stoner selama beberapa tahun terakhir.

"Merupakan sebuah kehormatan bagi saya mendengar Pecco mengucapkan terima kasih untuk semua itu. Saya melakukannya tanpa alasan lain selain ingin membantunya," kata Stoner kepada GPOne.

Di sisi lain, Stoner mengaku penghargaan seperti itu jarang ia rasakan dari pihak lain. Karena pengalaman tersebut, ia memutuskan tak lagi membagikan pengetahuannya secara cuma-cuma.

"Saya merindukannya, tetapi saya sudah memberikan terlalu banyak dari diri saya dan berkali-kali tidak mendapatkan respons yang saya harapkan. Rasanya tidak ada apresiasi ketika Anda melakukan hal-hal seperti itu."

Sehubungan dengan hal tersebut, Stoner mengaku bangga mendengar ucapan terima kasih dari Bagnaia meski pengalaman selama ini membuat dirinya jadi mengubah sikap.

"Tetapi saya tidak akan melakukan apa pun lagi secara cuma-cuma di masa depan. Saya tidak akan memberikan pengetahuan saya secara gratis. Sayangnya, saya terlalu sering melakukannya di masa lalu. Setelah mendapatkan pengetahuan saya, mereka begitu saja melanjutkan hidup dan membuat saya menghilang."

"Saya tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Saya tidak akan membantu tanpa alasan dan saya tidak akan melakukannya secara cuma-cuma. Itulah alasan utamanya," ujar Stoner.

Stoner dikenal sebagai salah satu pebalap terbaik di era modern MotoGP. Selain mempersembahkan gelar juara dunia untuk Ducati pada 2007, ia juga membawa Honda menjadi juara dunia pada 2011 sebelum memutuskan pensiun setahun kemudian.

(krs/ran)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads