Tanda Tanya soal MotoGP Qatar 2026, Terkait Situasi di Timur Tengah

Tanda Tanya soal MotoGP Qatar 2026, Terkait Situasi di Timur Tengah

Kris FW - Sport
Sabtu, 15 Agu 2026 10:15 WIB
MotoGP - Qatar Grand Prix - Lusail International Circuit, Doha, Qatar - April 13, 2025 Pertamina Enduro VR46 Racing Teams Franco Morbidelli and Ducati Lenovo Teams Marc Marquez in action REUTERS/Ibraheem Al Omari
MotoGP Qatar 2025. Foto: REUTERS/Ibraheem Al Omari
Jakarta -

Muncul kabar soal kemungkinan memindahkan seri MotoGP Qatar 2026. Situasi geopolitik di Timur Tengah membuat balapan di Sirkuit Lusail kembali berada dalam tanda tanya.

Seri MotoGP Qatar saat ini masih tercantum dalam kalender MotoGP 2026. Balapan dijadwalkan berlangsung pada 6-8 November, dengan Lusail International Circuit tetap menjadi venue resmi. Tapi MotoGP disebut tengah menyiapkan opsi lain jika situasi di kawasan tersebut tidak memungkinkan balapan digelar di Qatar.

Sebelumnya, MotoGP Qatar 2026 seharusnya menjadi seri keempat MotoGP 2026 pada 10-12 April. Tapi balapan tersebut kemudian ditunda akibat situasi geopolitik di Timur Tengah dan dipindahkan ke November.

Keputusan tersebut juga membuat jadwal dua seri terakhir musim ini berubah. MotoGP Portugal di Portimao digeser ke 20-22 November, sedangkan seri penutup di Valencia berlangsung pada 27-29 November. Kini, persoalannya kembali muncul menjelang pelaksanaan MotoGP Qatar.

Sulit Cari Pengganti

Jika MotoGP akhirnya memindahkan MotoGP Qatar, persoalannya bukan sekadar mencari sirkuit yang memenuhi standar. Sirkuit pengganti harus tersedia pada waktu yang sesuai, mampu menggelar satu pekan penuh MotoGP, serta memberi waktu yang cukup bagi tim untuk memindahkan motor dan seluruh perlengkapan mereka.

Merujuk informasi dari Visordown, jadwal November juga sudah sangat padat. Setelah Qatar pada 8 November, MotoGP dijadwalkan menuju Portimao pada 22 November, sebelum menutup musim di Valencia pada 29 November.

Carmelo Ezpeleta selaku CEO MotoGP menyebut situasi tersebut menjadi persoalan tersendiri karena sebagian besar sirkuit Eropa sudah memiliki agenda pada periode tersebut. "Kami berada di titik tahun ketika sebagian besar sirkuit Eropa sudah terisi," ujar Ezpeleta, seperti dikutip dari laporan tersebut.

Selain persoalan ketersediaan sirkuit, jarak antarlokasi juga menjadi tantangan logistik. Peralatan MotoGP harus sudah siap dikirim ke Portugal hanya sekitar dua pekan setelah jadwal Qatar.

Meski opsi pemindahan sedang dipertimbangkan, MotoGP Qatar 2026 sejauh ini masih dijadwalkan berlangsung 6-8 November di Lusail. Venue lain baru menjadi opsi cadangan jika kondisi tidak memungkinkan.

Ezpeleta juga disebut masih lebih memilih MotoGP tetap datang ke Qatar ketimbang menghapus balapan tersebut dari kalender 2026. Keputusan mengenai lokasi GP Qatar disebut diharapkan bisa ditentukan paling lambat akhir Agustus. Artinya, waktu bagi MotoGP dan tim untuk melakukan persiapan semakin terbatas.

Jika Qatar akhirnya dipindahkan, perubahan tersebut juga berpotensi berdampak pada kalender MotoGP 2027. Qatar saat ini dijadwalkan menjadi seri kedua musim 2027, setelah Thailand. Karena itu, keberlanjutan Qatar sebagai tuan rumah MotoGP bisa kembali menjadi pertanyaan jika situasi geopolitik di kawasan tersebut belum membaik.

(krs/ran)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads