MotoGP Indonesia 2026 akan digelar awal Oktober. Persiapan pun sudah dilakukan sejak dini agar event bisa berjalan sukses di dalam maupun luar lintasan.
Untuk MotoGP 2026, balapan digelar 9-11 Oktober di di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB. Mengingat Mandalika adalah seri ke-17 dari 22 balapan musim ini, maka persaingan diprediksi makin ketat di sana.
Oleh karenanya, Indonesia sebagai tuan rumah tidak boleh main-main dalam mempersiapkan banyak hal, baik di dalam maupun luar lintasan. Untuk itulah InJourney Tourism Development Center (ITDC) sebagai panitia lokal akan melakukan kolaborasi pihak swasta dan BUMN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panitia akan mengatur sejumlah aspek krusial, mencakup akomodasi, transportasi, konektivitas, hingga logistik. Menurut ITDC, isu akomodasi dan transportasi yang selama ini disorot publik telah diantisipasi melalui skema terintegrasi yang disusun bersama para mitra seperti bank, travel agent, dan berbagai partner strategis lainnya.
Salah satunya, ITDC bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyiapkan paket yang menghubungkan tiket balapan dengan komponen perjalanan.
"Kalau pertanyaan kita kesulitan akomodasi, kesulitan transportasi rasanya akan terjawab dengan yang ditandatangani pada sore hari ini," ujar Direktur Utama ITDC Troy Warokka dalam rilis kepada detikSport.
Skema tersebut meliputi akomodasi, transportasi udara dan laut, layanan airport hospitality, serta travel package. Kerjasama nantinya mencakup penanganan kargo yang dianggap sebagai elemen penting dalam operasional gelaran.
Aktivitas cargo handling akan mulai bergerak sekitar dua minggu sebelum MotoGP Indonesia 2026 untuk memastikan kebutuhan logistik berjalan baik, terutama motor dan perlengkapan tim balap MotoGP.
Bagi Troy, MotoGP bukan sekadar olahraga tapi juga bisnis. Itulah mengapa MotoGP sangat penting mendorong pariwisata dan perekonomian dengan meningkatkan kunjungan wisatawan, memperpanjang length of stay, serta mengungkit tourism spending.
Menurut Troy, penyelenggaraan MotoGP 2025 menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp 4,9 triliun. Efeknya tidak hanya dirasakan di Mandalika, tetapi juga menjalar ke sejumlah daerah lain di Indonesia.
Troy berharap pola kolaborasi yang dibangun untuk MotoGP Mandalika dapat berlanjut dalam jangka panjang. Troy menilai dukungan pemerintah, BUMN, sektor swasta, dan masyarakat menjadi faktor penting agar MotoGP terus digelar di Indonesia serta memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.
"Dengan membangun ekosistem yang terintegrasi, kami ingin memastikan dampak MotoGP Indonesia tidak berhenti di sirkuit, tetapi mampu mendorong pergerakan wisatawan, memperpanjang lama tinggal, meningkatkan belanja wisatawan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi industri pariwisata dan masyarakat di Lombok," sambungnya.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung balapan di Mandalika, Presale 2 masih berlangsung hingga 16 September, dengan potongan harga hingga 20% untuk kategori Grandstand dan 10% untuk kategori VIP Hospitality. Berikut harga tiket untuk menonton MotoGP Indonesia 2026:
- Regular Grandstand (Zona E, G, H, I): Rp 320.000
- Premium Grandstand Zona A: Rp 1.400.000
- Premium Grandstand Zona B, C, J, K: Rp 720.000
- VIP Hospitality - Deluxe Class: Rp 13.500.000
- VIP Hospitality - Luxury Tent T1: Rp 6.975.000










































