Rider Ducati, Marc Marquez, akhirnya bisa finis di Pertamina Grand Prix of Indonesia. Baby Alien pun gembira dengan akhir manis di Mandalika!
Dalam balapan di Sirkuit Mandalika pada akhir pekan lalu, Marc Marquez menjadi pemenang sprint race. Sementara dalam balapan utama, pebalap 33 tahun itu menempati urutan keenam.
Marc Marquez tak pernah sukses dalam empat balapan sebelumnya di Mandalika. Pada 2022, Marc Marquez tidak bisa start karena kecelakaan. Sementara pada tiga balapan setelahnya, Marc Marquez gagal finis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan raihan 22 poin yang diraih pada balapan MotoGP Mandalika musim ini, Marc Marquez pun sudah merasa sangat gembira.
"Akhir pekan yang sempurna. Saya sangat senang tidak kehilangan satu poin pun dari Martin akhir pekan ini dan hanya kehilangan tiga poin dari Bezzecchi. Jika Anda mengatakan itu kepada saya pada hari Kamis, saya pasti sudah melompat kegirangan, jadi kami harus merasa bahagia," kata Marc Marquez dikutip dari As.
"Tentu saja, Anda selalu menginginkan lebih. Jelas sekali kami cukup menderita di balapan kali ini. Seperti yang kami tahu, dalam balapan yang panjang, tingkat keausan ban sangat tinggi, kami menekan sangat keras saat latihan, dan tidak mudah untuk mulai melaju. Hal yang terpenting adalah saya tahu caranya berjuang dan bertahan, saya tahu caranya menjadi pebalap Ducati terdepan, dan saya tahu caranya melewati akhir pekan yang kacau untuk menyelamatkan situasi," kata dia menambahkan.
Di klasemen MotoGP 2026, Marc Marquez bersaing ketat dengan Jorge Martin. Saat ini, Marc Marquez ada di posisi kedua dengan 353 poin dan berjarak dua angka dari Jorge Martin di posisi teratas.










































