Rossi sudah menyetujui akan menyelesaikan tanggungan pembayaran pajak senilai 35 juta euro (sekitar Rp 471,3 miliar, kurs 1 euro = Rp 13,500,-, red) di badan pajak Italia. Nilai tersebut merupakan jumlah total dari tunggakan pembayaran pajak antara periode 2001-2004, tahun 2005 dan 2006.
Karena tak lagi ada tanggungan, Rossi pun mengaku lega. Lebih fokus ke balapan pun bisa dilakukannya, tentunya untuk mengambil gelar yang lepas pada dua musim terakhir.
"Saya senang masalah ini rampung, karena saya akan bisa lebih tenang dan bakal lebih fokus pada pekerjaan saya," ungkap dia seperti dikutip Autosport.
Rossi memang sempat diusut otoritas pajak Italia dengan tuduhan penggelapan pajak. Keputusannya tinggal di London diduga menjadi cara Rossi mengelabui petugas pajak.
Namun setelah kesepakatan mengenai penyelesaian pajak itu tercapai, Rossi bisa kembali ke Italia dengan tenang, tanpa harus dibayang-bayangi tunggakan pembayaran pajak yang nilainya tidak sedikit.
"Untuk berbagai alasan, saya sudah memutuskan kembali ke Italia. London sebenarnya kota yang menarik, tapi menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman saya kini menjadi hal yang sangat penting, karena pekerjaan saya di seluruh dunia memaksa saya untuk tetap terpisah jauh selama lebih dari enam bulan per tahun," tandas pembalap Italia itu.
(ian/key)











































