Pada tes hari pertama, pemuda berusia 18 tahun itu membuat catatan waktu 2.08,94 detik. Sementara pada hari kedua ia memperoleh catatan waktu yang lebih baik lagi, yakni 2.07,579 detik. Meski belum mencapai posisi yang memuaskan Doni tetap menunjukkan sebuah progress yang baik.
Kemajuan tersebut pun ia lanjutkan pada tes hari terakhir, Selasa (4/3/2008). Dengan tunggangan motor bernomor 45, rider kelahiran Sleman itu mencetak catatan waktu 2.05,567 detik, walaupun dirinya hanya mampu mencapai posisi 23. Sebagai perbandingan, Hector Barbera sebagai yang tercepat menorehkan catatan waktu 2.00,163 detik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu-satunya masalah adalah ketika kemarin saya memakai helm dengan pintu udara yang lebih besar. Banyak pasir yang masuk ke wajah saya. Tetapi ketika saya mengganti helm semuanya baik-baik saja," imbuhnya.
Pihak tim Yamaha pun mengaku puas dengan performa yang ditunjukkan olehnya dan menyatakan pembalapnya itu siap untuk mengkikuti musim pertamanya di kelas 250cc. Tetapi mereka juga mengatakan bahwa pembalap muda Indonesia itu untuk terus belajar dengan sirkuit baru lainnya.
"Kami sangat bahagia Doni bisa memperbaiki catatan waktu kemarin. Pada akhirnya ia berhasil melalui jarak dari tiga kali Grand Prix penuh dan mencetak catatan lap tercepat. Ini merupakan hari yang sangat panjang dan itu menunjukkan fisiknya sangat siap," tukas Technical Director Franz-Josef Schlogl.
Doni sendiri merasa tak sabar untuk bisa menjalani balapan debutnya. Ia pun yakin dirinya akan semakin membaik dan bisa lolos kualifikasi untuk race.
"Saya optimistis kami bisa berkembang lebih baik dalam sesi resmi dan lolos kualifikasi untuk balapan. Saya sangat menantikan Grand Prix saya bersama tim saya yang baru ini," pungkas Doni. (a2s/a2s)











































