Operasi yang dimaksud bertujuan untuk membebaskan lengan Lorenzo dari carpal tunnel syndrome. Sindrom ini membuat syaraf pergelangan tangan Lorenzo sedikit mengalami stres, karena ketegangan saat mengendarai motor selama balapan, terutama karena tingginya intensitas pengereman.
Namun demikian, semua keputusan masih ada di tangan Lorenzo, apakah ia bersedia menjalani operasi atau tidak, demikian seperti diwartakan Autosport, Senin (14/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak sedikit pembalap yang pernah mengidap sindrom ini. Yang paling akhir menjalani operasi untuk mengurangi tekanan pada saraf tangannya adalah Sylvian Guintoli, pembalap Alice Ducati.
(ian/krs)
