Usai memaksakan diri membalap di Seri Cina pekan lalu, diketahui kalau Lorenzo ternyata mengalami cedera yang terhitung parah. Pembalap Fiat Yamaha itu mengalami patah tulang astralagus pada engkel kanannya, sementara engkel kirinya mengalami patah ligamen.
Hingga kini kondisi Lorenzo belum pulih 100% karena masih harus menggunakan kursi roda untuk beraktifitas. Dengan MotoGP Prancis yang tinggal lima hari lagi pembalap Spanyol berusia 20 tahun itu menyadari dirinya tak akan berada dalam kondisi terbaik Le Mans, meski dia bertekad untuk tetap tampil di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Membalap dalam kondisi cedera memang bukan hal baru buat Lorenzo karena di Cina lalu dia bahkan mampu menyelesaikan race di posisi empat meski untuk menaiki motornya saja harus dipapah. Akhir pekan ini dia akan kembali melakukannya meski mengakui risiko mendapat cedera yang lebih parah menunggu di depannya.
"Di Cina saya menyadai risiko olahraga ini; sabagai pembalap kami harus mengambil banyak risiko dan itulah yang terjadi di Shanghai. Dengan emosi dan naluri, saya thu saya harus melaluinya dan mengambil risiko lagi (di Prancis) karena tim saya berharap pada saya," lanjut penghuni posisi dua klasemen itu.
(din/key)











































