Stoner memang berada dalam posisi yang tidak menguntungkan. Tertinggal 25 poin dari pimpinan klasemen Dani Pedrosa, rider Ducati Marlboro itu wajib meraih poin maksimal di seri-seri berikutnya. Tentu saja semua itu bertujuan untuk mempertahankan gelar juara dunianya.
Menang di seri Prancis juga wajib disyaratkan, meski lintasan Le Mans bukan merupakan trek yang disuka Stoner.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bisa jadi karena gara-gara faktor tersebut, prestasi Stoner di Prancis juga tidak begitu mentereng. Tahun lalu juga demikian. Meski secara tak kasat mata pembalap Australia itu tampil dominan di setiap seri MotoGP 2007, namun di Le Mans ia hanya mampu finis ketiga dari 12 rider yang sukses menembus garis akhir di balapan yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras itu.
"Saya belum pernah meraih hasil bagus di Le Mans. Namun bagaimanapun juga tujuannya tetap sama, walaupun kita suka dengan lintasan ini atau tidak," ungkap Stoner.
"Kami harus bekerja keras sepanjang akhir pekan dan mempersiapkan paketan yang kompetitif untuk balapan," pungkasnya.
(ian/a2s)











































