Sempat kurang meyakinkan di awal musim --bahkan sempat nyaris dicoret dari persaingan gelar juara dunia--, Stoner sukses melakukan comeback manis dan jadi jawara di tiga seri terakhir.
Berturut-turut MotoGP Inggris, Belanda dan Jerman dilaluinya dengan finis di urutan pertama. Adalah MotoGP Amerika Serikat yang tengah menanti untuk ditaklukkan pada akhir pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada musim lalu, Stoner sempat sukses mencetak tiga kemenangan berturut-turut. Tapi tren kemenangan itu lantas berakhir di Estoril ketika pembalap berusia 22 tahun tersebut hanya bisa finis di posisi tiga.
Stoner pun kini dihadapkan dengan peluang menggoreskan rentetan kemenangan keempat. Yang unik, adalah Laguna Seca yang menjadi tempat di mana dia memulai rentetan kemenangan musim lalu.
"Balapan di Laguna tahun lalu sangat luar biasa dan akan jadi menakjubkan untuk bisa mengulanginya tapi kami tahu ini akan sulit," ujar Stoner seperti dikutip Autosport.
"Itu adalah tempat yang enak dan secara umum saya menyukai membalap di Amerika karena fans dan publik yang Anda temui di paddock sangat menyenangkan. Lintasannya juga sangat menyenangkan, itu luar biasa seru tapi juga banyak menuntut karena sejumlah perubahan ketinggian dan tikungan ketat. Saya menyukainya karena itu terasa 'natural'," lugas dia.
Tinggal menanti apakah Laguna Seca musim ini masih akan tetap menyenangkan buat pembalap yang untuk sementara ada di tempat ketiga klasemen itu.
(krs/arp)











































