Kedua pembalap tersebut bersaing sengit untuk berebut posisi satu, praktis sedari balapan dimulai. Keduanya saling susul menyusul sampai suatu ketika Stoner melebar dan sempat terjatuh dari motornya di gravel.
Hal itu membuat Rossi dengan leluasa meraih kemenangan pertamanya di Laguna Seca dan Stoner harus puas finis di posisi dua. Namun, menyoal gaya membalap Rossi, rider Ducati itu sama sekali tak bisa puas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rossi: Balapan yang bagus
Stoner: Tidak, kamu tak bisa membalap seperti itu
Rossi: Itulah balapan, Casey
Stoner: Yang seperti itu namanya balapan? Oke, kita lihat saja
Stoner lantas menjelaskan keluhannya tersebut, dengan menyebut gaya membalap "The Doctor" sebagai terlalu agresif dalam melakukan overtaking. Tapi, dia juga tetap bersikap sportif dengan melayangkan pujian.
"Tapi, begini, Valentino melaju dengan baik dan saya sama sekali tak keberatan dengan itu, hanya buat saya beberapa overtake melewati batas. Namun saya sudah bicara dengannya mengenai itu di podium dan kami hanya akan menatap balapan berikutnya," jelas Stoner, seperti dilansir Autosport.
Rossi sendiri enggan disebut terlalu agresif. "Balapan yang bagus. Saya menyesal kalau Stoner mengeluh. Saya paham pertarungan kami sangat agresif, tapi saya pikir dia mengeluh lebih karena pada akhirnya dia tertinggal. Saya sangat sedih dia merasa marah di awal, tapi saya pikir setelah balapan (sengit) seperti ini, wajar (dia marah) karena dia sudah tertinggal," ujar Rossi kepada Italia1.
(krs/roz)











































