"Saya pikir mengejar ketertinggalan poin dengan kondisi seperti ini mungkin saja dilakukan dengan pembalap lain, tapi dengan Valentino (Rossi) itu nyaris tak mungkin," ungkap Stoner jelang free practice I GP San Marino seperti diberitakan Autosport.
Adalah nasib sial di dua balapan terakhir yang membuat Stoner kini terpaut cukup jauh dari Rossi. Di MotoGP AS dia terjatuh saat memimpin balapan, meski akhirnya bisa melanjutkan race dan finish di posisi kedua. Sementara dua pekan lalu di Brno dia malah gagal dapat poin karena kembali terjatuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang bisa kami lakukan adalah memberikan yang terbaik di balapan-balapan terakhir. Tak ada lagi yang bisa kami lakukan selain itu," pungkas pemuda Australia itu.
Stoner sendiri mengawali perjuangannya mengejar Rossi di di GP San Marino dengan hasil positif, di free practice I dia mampu menjadi yang tercepat sementara The Doctor duduk di urutan lima. (din/krs)











































