Bold Riders mengajak para anggota komunitasnya menjelajahi Pulau Sumba lewat program Ridexperience bertajuk 'Bold Riders Goes to Sumba'. Peserta berasal dari anggota komunitas Bold Riders mulai dari Padang, Bandung, Solo, hingga Jakarta.
Sumba menjadi destinasi pilihan Bold Riders untuk menghadirkan pengalaman riding yang berbeda bagi para anggotanya. Ridexperience di Sumba tak hanya mengandalkan aktivitas riding. Para riders juga diajak merasakan sensasi petualangan dengan melewati jalur-jalur yang tidak umum dilalui.
Sepanjang perjalanan, riders dapat menikmati karakter jalan yang beragam, mulai dari jalanan mulus, gravel, hingga perbukitan. Kondisi tersebut membuat perjalanan menjadi lebih dari sekadar berkendara dari satu titik ke titik lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keindahan alam Sumba yang masih terjaga turut menjadi bagian dari pengalaman tersebut. Jalur yang berkelok dengan lanskap alam yang khas membuat perjalanan terasa semakin menarik bagi para pecinta riding dan petualangan.
Tak hanya itu, para riders juga berkesempatan berbagi pengalaman bersama salah satu tokoh riding nasional, Mario Iroth. Berbagai pengalaman mengenai dunia riding pun dibagikan, termasuk menghadapi beragam karakter jalur selama perjalanan.
Pengalaman Ridexperience juga dilengkapi dengan kegiatan menikmati berbagai destinasi wisata di Sumba.
Para riders tidak hanya menghabiskan waktu di atas motor, tetapi juga diajak mengenal lebih dekat kekayaan wisata setempat. Mulai dari mengunjungi rumah adat hingga menikmati suasana pantai dan berenang menjadi bagian dari rangkaian pengalaman selama berada di Sumba.
Perjalanan berlangsung selama lima hari, 13-18 September 2026, dengan total jarak tempuh mencapai 600 kilometer. Program ini pun menghadirkan pengalaman riding di jalur-jalur yang tidak umum dilalui, sekaligus mengenalkan kekayaan alam dan budaya Sumba.
Perjalanan dimulai pada 13 September 2026 dengan kedatangan para riders di Bandara Lede Kalumbang, Tambolaka, Sumba Barat Daya. Rombongan kemudian menginap di Hotel SIMA, dilanjutkan dengan sore santai ditemani kopi di Villa Redemptorist, sebelum makan malam di Dapur Sumba.
Hari pertama riding, 14 September 2026, riders menempuh rute Tambolaka-Ratenggaro-Waikuri-Tambolaka sejauh 115 kilometer selama sekitar enam jam. Rute ini melewati jalan berkelok dengan kondisi licin dan gravel, membawa peserta singgah di Ratenggaro Traditional Village dan Waikuri Lagoon untuk makan siang.
Foto: Bold Riders |
Memasuki hari kedua, 15 September 2026, rombongan melanjutkan perjalanan dari Tambolaka menuju Waikabubak via jalur utara sejauh 110 kilometer. Sepanjang rute, riders mampir ke Wee Kacura, Kampung Prai Ijing, dan Bukit Bondosula, sebelum menikmati makan malam di Dapur Sumba Coffee & Resto.
Pada hari ketiga, 16 September 2026, riders menempuh jarak terjauh dalam rangkaian perjalanan yakni 186 kilometer dari Waikabubak menuju Waingapu melalui Taman Nasional Tanah Daru. Selain menembus taman nasional, peserta juga singgah di Bukit Wairinding, Bukit Tanau, dan Pantai Walakiri, sebelum bermalam di Kambaniru Beach Hotel & Resort.
Hari keempat, 17 September 2026, menjadi hari eksplorasi penuh dari matahari terbit hingga terbenam sejauh 175 kilometer. Rute Waingapu-Piarakuku Hills-Tanggedu-Waingapu ini membawa riders mengunjungi Bukit Piarakuku, Pantai Puru Kambera, Savana Puru Kambera, hingga Air Terjun Tanggedu.
Tak hanya soal riding, di sepanjang perjalanan para riders juga berkesempatan berbagi pengalaman bersama salah satu tokoh riding nasional, Mario Iroth, mengenai cara menghadapi beragam karakter jalur. Seluruh riders turut mendapatkan pengalaman ini dengan fasilitas premium tanpa dikenakan biaya.
Rangkaian Ridexperience ditutup pada 18 September 2026, saat rombongan kembali ke Jakarta dari Bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu. Lewat Bold Riders Goes to Sumba, perjalanan lima hari ini menjadi bukti bahwa riding bukan hanya soal mencapai tujuan, melainkan juga soal menjelajahi jalur, budaya, dan alam Sumba yang masih asri.
Seluruh riders mendapatkan pengalaman dengan fasilitas premium tanpa biaya. Hal ini membuat Ridexperience menjadi kesempatan bagi anggota komunitas untuk menikmati perjalanan riding sekaligus mengeksplorasi destinasi dengan pengalaman yang lebih lengkap.
Lewat Bold Riders Goes to Sumba, perjalanan berkendara pun bukan hanya tentang mencapai tujuan. Para riders diajak menikmati setiap jalur, menjelajahi sisi Sumba yang tidak biasa, serta membawa pulang pengalaman baru bersama komunitas.
Bold Riders merupakan wadah komunitas motor yang multigenre, di mana pengendara dengan brand motor apapun bisa bergabung dan merasakan semangat brotherhood di dalamnya. Selain aktif menggelar Ridexperience, Bold Riders juga tercatat sebagai sponsor Gresini Racing Team yang berlaga di ajang MotoGP.
Dukungan ini sejalan dengan nilai-nilai yang menjadi jiwa MotoGP dan komunitas roda dua, mulai dari keberanian mengambil keputusan dalam hitungan detik, mental untuk terus berkembang, hingga passion terhadap dunia roda dua. Nilai lainnya turut mencakup penghargaan terhadap proses, latihan, dan disiplin, serta semangat brotherhood dalam merangkul komunitas motor lintas genre.
Bagi yang ingin mengikuti keseruan dan program-program Bold Riders selanjutnya, dapat mengikuti akun Instagram resmi Bold Riders.











































Foto: Bold Riders