"Saya luar biasa kecewa untuk mengumumkan kalau saya tidak akan bisa mewakili Swiss di Olimpiade Rio dan saya juga akan absen di sisa musim ini," tulis Federer di akun Facebook miliknya, Selasa (26/7/2016) waktu setempat.
Federer terpaksa menyudahi musim ini jauh lenbih cepat demi memulihkan kondisinya. Petenis pemilik 17 gelar Grand Slam itu sudah menjalani operasi lutut pada Februari lalu dan harus absen di Prancis terbuka lantaran mendapat masalah pada punggungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para dokter menyarankan jika saya masih ingin main di ATP dalam kondisi bebas cedera di beberapa tahun mendatang, yang mana memang saya inginkan, saya harus memberikan pemulihan yang cukup pada kedua lutut dan juga tubuh saya," lanjut dia.
Sepanjang kariernya yang gemilang Federer sebenarnya relatif bebas cedera. Tapi pada awal 2016 ini dia harus menjalani operasi pertamanya karena mengalami cedera lutut. Cedera itu didapat Federer bukan di atas lapangan, namun di rumahnya saat menyiapkan bak mandi untuk anak kembarnya.
Federer belum memenangi satupun gelar di tahun 2016 ini. Itu artinya, untuk kali pertama sejak tahun 2000 dia akan menutup tahun tampa menambah trofi juara.
"Hal yang bisa dipetik dari kejadian ini adalah saya menyadari betapa beruntungnya saya di sepanjang karier tenis karena sedikit mendapat cedera. Cinta yang saya miliki untuk tenis, kompetisi, turnamen, dan...fans akan tetap utuh. Saya masih punya motivasi yang sama dan berencana menyiapkan seluruh energi saya untuk melakukan comeback lebih kuat lagi, sehat, dan fit untuk berjuang di 2017," tegas Federer.
(din/nds)











































