DetikSport
Jumat 19 Mei 2017, 18:15 WIB

Pesan Taufik Hidayat untuk Skuat Indonesia di Piala Sudirman

Mercy Raya - detikSport
Pesan Taufik Hidayat untuk Skuat Indonesia di Piala Sudirman Taufik Hidayat memberikan dukungan terhadap Skuat Indonesia ke Piala Sudirman 2017. Foto: Rengga Sancaya/detikSport
Jakarta - Skuat Indonesia bertanding di Piala Sudirman dengan status underdog. Mantan pebulutangkis Taufik Hidayat berharap predikat itu justru bisa menjadi pemompa semangat.

Indonesia memulai perjuangannya pada Selasa (23/5/2017). Mohammad Ahsan dkk. akan lebih dulu menghadapi India. Kemudian, Pasukan Merah Putih melawan Denmark pada Rabu (24/5/2017).

Berada satu grup dengan Denmark dan India, tim Indonesia yang diperkuat 20 pebulutangkis lebih diunggulkan untuk menang atas India. Namun, Indonesia tak bisa menang atas Denmark.

Level pesimisme makin makin besar karena dua jagoan Indonesia Liliyana Natsir dan Nitya Krishinda Maheswari malah absen karena cedera. Situasi memburuk karena persiapan Praveen Jordan naik turun karena sempat didera sakit tipus.

Taufik berharap skuat Indonesia tak menyerah sebelum bertanding. Mohammad Ahsan dkk. diminta tampil habis-habisan.

[Baca Juga: Piala Sudirman Sebagai Etalase Persatuan Indonesia Dalam Keberagaman]

"Status tim kita ini kan underdog dan tidak merata di setiap sektornya. Beda dengan China, Jepang, Denmark. Bisa dibilang tunggal putri kurang, ganda putri juga setelah Nitya yang belum kembali ke Greysia Polii. Kemudian di tunggal putra fifty-fifty," kata Taufik kepada detikSport di Kantor Kemenpora, Senayan, pada Jumat (19/5/2017).



"Tapi mudah-mudahan ini dengan banyak orang yang meragukan mereka. Apalagi jika dilihat dari susunan pemainnya daripada negara lain di mana Indonesia memang di bawah, jadi motivasi lah buat mereka, atletnya. Jangan juga pengurusnya yang jadi kesal dan marah, kenapa sih mereka selalu dikritik.

"Ayo buktikan dengan kritik bahwa kalian bisa. Terlebih kita akan merayakan Hari Kebangkitan Nasional ini, ayo jadikan satu momen yang penting juga," ajaknya.

[Baca Juga: Piala Sudirman: Mendukung Timnas, Mengontrol Harapan]

Berkaca pengalamannya, pemilik medali emas Olimpiade Athena 2004 itu menyebut kalau bertanding di kejuaraan beregu dan individu mempunyai atmosfer yang berbeda. Tak hanya dari segi permainan tapi juga tekanan. Karena itu, perlu kekompakan yang lebih lagi.

"Memang ini permainan tim, tapi mereka juga harus punya poin lebih untuk setiap atlet bisa ingin menang, menyumbang yang terbaik bahkan poin untuk tim Sudirman Cup ini,"

"Apalagi ini tinggal tiga hari lagi bertanding, ya harus lebih kompak. Baik dari pemain, pelatih, manajer, pengurus, yang ada di sana. Kepada pemain, karena ini tim dan yang turun hanya satu, jadi yang tidak main harus suport.

[Baca Juga: Indonesia Diminta Berhati-hati dengan Mind Game dari India]

"Jangan sampai berpikir kenapa dia yang main, saya bisa kok lawan dia, jangan begitu. Sebab, ini sudah keputusan bersama dan tim pelatih, manajer dan pengurus lain juga. Jangan ada lah sampai memecah di antara tim itu sendiri. Karena itu akan merugikan mereka, justru harus lebih kompak lagi di Piala Sudirman ini," ujar dia.


(mcy/fem)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed