DetikSport
Rabu 13 September 2017, 16:00 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2017

- detikSport
Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2017 Achmad Budiharto, sekjend PP PBSI (Rengga Sancaya/detikSport)
Jakarta - Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2017. Ajang itu digelar di Yogyakarta.

Kesempatan untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis itus etelah 25 tahun lamanya. Ajang yang menjadi arena bagi pebulutangkis dengan usia di bawah 19 tahun itu dihelat di GOR Among Rogo mulai 9-21 Oktober.

"Ini bukan tanpa perjuangan karena sebenarnya kami ingin tahun kemarin, tapi kesempatan diberikan ke Spanyol. Kemudian, kami ikut bidding seperti China dan negara-negara Eropa, tapi akhirnya kami dapatkan," kata Ketua Panitia Penyelenggara, Achmad Budiharto, dalam sambutannya dalam jumpa pers di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Budi, demikian sapaan karib Achmad Budiharto, memilih Yogyakarta bukan semata-mata untuk bulutangkis. Dia sekaligus berencana mengenalkan kota budaya itu kepada para peserta.

"Kami memilih Yogyakarta karena event ini diikuti junior. Kami pilih kota yang punya nilai khusus seperti pendidikan, pariwisata, dan sejarah. Sama seperti di Spanyol, Bilbao dipilih karena tempat itu ada edukasinya. Begitu Yogyakarta kota pendidikan dan wisata," Budi mengatakan.

"Kami juga selenggarakan kejuaraan ini di GOR Among Rogo karena itu yang terbaik. Selain itu, kapasitasnya pun cukup besar yaitu 5 ribu seat dan akan menggunakan delapan lapangan," Budi menambahkan.

Sementara itu, wakil ketua II PBSI, Lutfi Hamid, berharap, PBSI tidak hanya sukses menjadi penyelenggara tapi juga mampu berprestasi lebih baik.

"Kami ingin mereka bisa memberikan prestasi terbaik di ajang ini," kata Lutfi.

Penyelenggaraan turnamen Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championship 2017 ini akan mempertandingkan dua kategori, masing-masing kategori beregu dengan format Piala Sudirman di pekan pertama dan kategori perorangan di pekan kedua.

PP PBSI mulai menggeber persiapan sejak tiga bulan lalu. Beberapa pemain muda Indonesia yang diharapkan mampu bersinar di Kejuaraan Dunia Junior di antaranya Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, Gregoria Mariska Tunjung, serta Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadila Silva Ramadhanti.

Dari Kejuaraan Dunia Junior bulutangkis paling akhir, pada 2015 di Bilbao, Spanyol, Indonesia harus puas sebagai peringkat kelima kategori beregu setelah dikalahkan Malaysia 1-3 pada babak perempatfinal.

Sementara itu, dalam perebutan peringkat kelima hingga kedelapan, Indonesia menang atas India 3-0 dan 3-1 atas Taiwan. Dalam nomor perorangan, prestasi tertinggi pemain Indonesia dicatatkan oleh pemain tunggal putra, Chico Aura Dwi Wardoyo, yang menjadi runner-up usai dikalahkan Sun Fenxiang (China) 19-21, 12-21 pada partai final.



(mcy/fem)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed