DetikSport
Kamis 18 Januari 2018, 10:29 WIB

Ditargetkan Emas di Asian Games 2018, Apriyani Enjoy Saja

Mercy Raya - detikSport
Ditargetkan Emas di Asian Games 2018, Apriyani Enjoy Saja Greysia/Apriyani (Foto: Hasan Alhabshy)
FOKUS BERITA: Menuju Asian Games 2018
Jakarta - Bersama Greysia Polii, Apriyani Rahayu ditargetkan meraih medali emas dengan menjadi juara di Asian Games 2018. Tak terbebani, Apriyani enjoy saja.

Belum ada setahun dipasangkan, Greysia/Apriyani sudah mampu memberi kejutan. Mereka berhasil menjadi juara Prancis Terbuka Super Series 2017. Itu merupakan gelar pertama ganda putri di turnamen yang sama sejak 20 tahun lalu.

Sebelumnya, Greysia/Apriyani juga telah mengamankan gelar di ajang grand prix gold di Thailand Terbuka beberapa waktu lalu. Kini peringkat mereka pun melonjak naik: Greysia/Apriyani menempati peringkat ke-11 BWF.

Dibandingkan ganda putri Indonesia lainnya, Greysia/Apriyani punya peringkat paling baik dengan pasangan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani paling mendekati di posisi ke-20.

Maka tak heran jika Greysia/Apriyani kini menjadi salah satu andalan PBSI untuk meraih medali emas di Asian Games 2018 mendatang. Apriyani menanggapi target itu dengan enjoy.

"Beban sih enggak. Saya enjoy saja. Karena kakak Greysia juga tidak harus menuntut harus ini itu. Jalani saja dan tunjukan yang terbaik," kata Apriyani ketika ditanya soal target pertahankan gelar dalam debutannya di Asian Games 2018.

Apriyani merasa sudah cocok dengan karakter Greysia sehingga dirinya jadi lebih nyaman dalam menjalani setiap latihan dan turnamen yang mereka ikuti.

"Sampai saat ini sudah banyak yang saya lalui dengan Kakak Greysia. Kami sudah sama-sama tahu. Pola main di lapangan sudah klop tinggal mematangkan kekurangan masing-masing saja. Semisal pola bertahan saya masih begini, ya harus diperbaiki," ujarnya.

"Saya juga tidak merasa gugup malah lebih ke enjoy dan tidak terlalu memikirkan," katanya.

Apriyani juga menyadari benar kalau negara lain pun telah menyiapkan strategi untuk bisa menang. China dan Jepang ia sebut secara khusus.

"Atlet Jepang itu kalau di lapangan kuat, mereka juga pemain ulet. Sementara China lebih kuat di power. Makanya saya berusaha untuk menyiapkan sebaik-baiknya," katanya.




(mcy/krs)

FOKUS BERITA: Menuju Asian Games 2018
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed