Sebelum pertemuan antara keduanya yang berlangsung Jumat (5/9/2008) pagi WIB, Roddick dalam sebuah wawancara sempat mencibir kebiasaan Djokovic yang terlalu sering mengeluh cedera. Petenis asal Amerika Serikat itu bahkan sempat menyebut Djokovic menderita banyak penyakit, di antaranya adalah flu burung.
Tampaknya Djokovic tak terlalu suka dengan ucapan-ucapan Roddick. Hasilnya petenis Serbia itu pun tak membiarkan tiket semifinal menjadi milik Roddick. Ia menang dengan skor 6-2, 6-3, 3-6, 7-6.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Set keempat pun memunculkan tiebreaker. Tetapi, lagi-lagi Roddick melakukan kesalahan. Sebuah pukulan slice backhand-nya malah membentur net sehingga membuat kemenangan pun berpihak kepada Djokovic.
Usai pertandingan Roddcik mengatakan bahwa apa yang dikatakannya mengenai Djokovic hanyalah sebuah gurauan. "Saya hanya bermaksud bersenda gurau," ujarnya seperti dilansir Yahoosports. "Dengar, semua orang tahu bahwa saya selalu bercanda sepanjang waktu. Orang yang berpikiran waras pasti tahu saya tak serius."
Sementara itu Djokovic mengakui dengan terus terang bahwa ia cukup tak menyukai perkataan Roddick mengenai dirinya. Petenis berusia 21 tahun itu tak suka dirinya disebut orang yang suka berpura-pura.
"Bukanlah hal yang baik mengatakannya di hadapan banyak orang bahwa saya memiliki 16 buah cedera dan suka pura-pura. Mereka (penonton) bisa saja tak menyukai saya karena mereka berpikir saya memalsukan segalanya," tandasnya.
Di babak semifinal, Djokovic akan berhadapan dengan Roger Federer. Ini bagaikan ulangan partai final tahun lalu di mana Fed-Ex akhirnya keluar sebagai juara setelah menaklukkan Djokovic dengan skor 7-6, 7-6, dan 6-4. Sementara satu partai semifinal lainnya akan mempertemukan Rafael Nadal dan Andy Murray.
(roz/a2s)











































