Berbeda dengan tahun lalu, turnamen yang digelar di Bali, 7-14 September tersebut tak diikuti pemain sepuluh besar. Pemain dengan peringkat tertinggi yang datang adalah Daniela Hantuchova (rangking 12).
Ada banyak hal yang membuat petenis-petenis terbaik gagal dihadirkan. Namun faktor berdekatannya jadwal sejumlah turnamen disinyalir menjadi penyebabnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu dibenarkan oleh Direktur Turnamen, Kevin Livesey. "βOlimpiade Beijing memang mempengaruhi banyak turnamen, tak hanya turnamen ini," ujarnya.
"Ada penyebab lainnya pula. Jelena (Jankovic) ke final AS Terbuka, jadi tidak bisa datang. Sementara Lindsay Davenport punya anak," kata Livesey.
Meski demikian, Livesey tetap yakin turnamen kali ini berkualitas. Lolosnya beberapa partisipan hingga ke perempatfinal AS Terbuka menjadi penandanya.
"Saya pikir turnamen ini akan berlangsung hebat. (Flavia) Pennetta ke perempatfinal AS Terbuka, (Patty) Schnyder juga. Jadi mereka adalah pemain berkualitas bagus," katanya.
Di masa mendatang, Livesey menjelaskan bahwa turnamen Commonwealth Tennis akan digeser ke bulan November agar tidak terlalu berdekatan dengan gelaran Grand Slam AS Terbuka.
(arp/a2s)











































