Harapan Federer untuk mengakhiri musim ini dengan prestasi tinggi kembali terbuka. Petenis berusia 27 tahun ini akhirnya menambah gelar grand slam ke-13-nya setelah mengalahkan petenis Andy Murray dengan skor 6-2, 7-5 dan 6-2 di final.
"Saya bermain dengan sangat baik, Saya merasa seperti saya tidak terkalahkan lagi untuk sementara. Itu sangat pas menjelaskan bagaimana Anda ingin mengakhiri sebuah turnamen," ungkap Federer seperti dilansir Reuters, Selasa (9/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan mengalami kekecewaan, jika kalah hari ini maka menjadi tiga final dan satu semifinal kalah di grand slam. Anda merasa seperti Anda melewati sepanjang tahun. Karena semifinal dan final tidak membantu banyak lagi di dalam karir saya," tukasnya.
"Ini semua mengenai kemenangan, dan mengapa ini adalah sebuah yang besar. Tentu saja saya merasa sangat senang dengan grand slam ini. Ini merupakan sebuah rasa yang berbeda, salah satunya untuk saya. Tidak ada keraguan lagi," kata petenis asal Swiss ini.
Sukses tersebut membuat Federer tercatat sebagai petenis pertama yang memenangi lima gelar grand slam AS terbuka berturut-turut. Belum ada petenis yang memenangi AS Terbuka berturut turut sejak Bill Tilden di 1924.
(key/a2s)











































