Beda dengan Schnyder yang diunggulkan di tempat kedua, Paszek datang ke Bali sebagai petenis yang sama sekali tidak diunggulkan.
Namun Paszek sukses menyingkirkan tiga petenis unggulan yang peringkatnya jauh berada di atasnya. Dimulai dari Sara Errani di babak kedua, berlanjut dengan Flavia Pennetta dan terakhir Daniela Hantuchova.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βPaszek adalah remaja dengan masa depan cerah. Undiannya berat tapi ia menumbangkan petenis-petenis tangguh,β komentar Schnyder tentang calon lawannya yang baru berusia 17 tahun itu.
Schnyder sendiri cukup mulus melangkah ke partai puncak. Dengan permainannya yang konsisten, petenis 29 tahun itu melangkah mantap dengan menyingkirkan Meng Yuan, Marta Domachowska dan Nadia Petrova.
Schnyder memang wajib waspada dengan Paszek. Sebaliknya bagi Paszek, tak akan mudah baginya untuk bisa mengulangi kejutan yang sudah ia cetak di tiga partai sebelumnya.
βSaya sudah tiga kali bertemu Patty. Partai final nanti akan berat. Kami berteman baik, namun saya tidak sabar menunggu partai ini,β ungkap Paszek.
Schnyder akan lebih diunggulkan untuk memenangi partai puncak kali ini; sekaligus gelar WTA Tour pertamanya semenjak tahun 2005. Namun Paszek memiliki potensi untuk 'meledak' dan menuntaskan kejutan yang telah dibuatnya sejauh ini dengan titel juara.
Final tunggal putri Commonwealth Bank Tennis Classic (sebelum 2007 bernama Wismilak Open):
2001 Angelique Widjaja (Indonesia) mengalahkan Joanette Kruger (Afrika Selatan)
2002 Svetlana Kuznetsova (Rusia) mengalahkan Conchita Martinez (Spanyol)
2003 Elena Dementieva (Rusia) mengalahkan Chanda Rubin (AS)
2004 Kuznetsova mengalahkan Marlene Weingartner (Jerman)
2005 Lindsay Davenport (AS) mengalahkan Francesca Schiavone (Italia)
2006 Kuznetsova mengalahkan Marion Bartoli (Prancis)
2007 Davenport mengalahkan Daniela Hantuchova (Slovakia)
(arp/arp)











































