Spanyol kemarin langsung memimpin 2-0 setelah dua petenis tunggalnya meraih kemenangan. Dengan susah payah Rafael Nadal menundukkan Sam Querrey 6-7, 6-4, 6-3 dan 6-4 sementara david Ferrer menghentikan Andy Roddick lewat laga ekstra sengit 7-6, 2-6, 1-6, 6-4 dan 8-6.
Namun peluang AS untuk melangkah ke final masih terbuka setelah mereka meraih kemenangan di nomor ketiga. Di Las Ventas bullfighting arena, pasangan Mardy Fish dan Mike Bryan menundukkan ganda Spanyol Fernando Verdasco dan Feliciano Lopez dengan 4-6, 6-4, 6-3, 4-6 dan 6-4 untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak khawatir. (Andy) tahu apa yang harus dia lakukan, dia sudah berada dalam posisi tersebut beberapa kali," ungkap Kapten tim AS, Patrick McEnroe di Yahoosport.
Sepanjang sejarah Piala Davis, AS sudah 32 kali menjadi kampiun. Namun dari jumlah tersebut baru lima kali mereka bisa membalikkan keadaan setelah tertinggal 1-2. Jika Roddick bisa menundukkan Nadal maka laga yang akan menjadi penentuan adalah pertemuan antara kontra Sam Querrey.
Russia Juga Jaga Peluang
Pemenangan laga semifinal ini akan menghadapi Argentina atau Rusia yang pada saat bersamaan juga saling baku hantam meraih tiket ke final.
Rusia menjalani nasib yang nyaris sama dengan AS setelah berhasil mnjaga peluang ke final usai memperkecil ketinggalan menjadi 1-2. Poin pertama Rusia didapat dari nomor ganda menyusul kemenangan Igor Kunitsyn/Dmitry Tursunov atas David Nalbandian/Guillermo Canas dengan 6-2, 6-1, 6-7, 3-6 dan 8-6.
Argentina sehari sebelumnya langsung memimpin 2-0 setelah Juan Martin Del Potro menundukkan Nikolay Davydenko 6-1, 6-4 dan 6-2 menyusul kemenangan David Nalbandian atas Igor Andreev (Russia) 7-6(5), 6-2 dan 6-4.
Foto: Mardy Fish/Mike Bryan, menjaga peluang AS melangkah ke final setelah mencuri kemenangan di pertandingan ketiga.
(din/ian)











































