Dalam pertandingan yang berlangsung Minggu (19/20/2008) dinihari WIB, Federer yang berhadapan dengan unggulan keempat, Andy Murray, harus mengakui keunggulan lawannya itu setelah bertanding tiga set. Setelah sempat unggul 6-3 di set pertama, Fed-Ex tak mampu membendung kebangkitan Murray di dua set berikutnya. Petenis unggulan kedua itu lantas menyerah 3-6 5-7.
"Melawan Federer, Anda harus bertanya kepada diri sendiri: 'Apakah saya harus pergi mengejar kesempatan atau hanya diam dan menunggu?'" ujar Murray seperti dilansir Yahoosports.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu berhasil kan? Dia banyak membuat kesalahan hari ini, saya pikir ia tak memperkirakan hal itu," lanjut Murray.
Sementara itu bagi Federer, kemenangan ini terasa menyakitkan. Ia mengaku sudah berusaha sebaik mungkin untuk memenangi pertandingan tersebut, namun pada akhirnya ia harus menerima kenyataan pahit.
"Ini merupakan kekalahan yang membuat saya frustrasi karena tak banyak yang bisa saya lakukan. Servis saya juga cukup bagus hari ini. Saya merasa saya telah bermain dengan baik. Saya bergerak dengan baik. Dan itulah yang ingin saya rasakan," tandasnya.
Pada pertandingan lainnya, Nadal yang ditempatkan sebagai unggulan nomor satu secara mengejutkan kalah dari petenis berperingkat 16 dunia, Gilles Simon. Petenis asal Spanyol itu kalah dengan skor 6-3 5-7 6-7.
Dalam pertarungan tersebut, Simon membukukan 17 kesempatan break point--termasuk tujuh di set ketiga. Pertandingannya sendiri baru berakhir setelah berlangsung selama tiga setengah jam.
Pertandingan final antara Murray melawan Simon akan berlangsung pada hari Minggu 19 Oktober waktu setempat.
(roz/krs)











































