Dalam pertarungan yang berlangsung di lapangan hardcourt Madrid Arena, Minggu (19/10/2008), Murray menekuk Simon melalui dua set langsung. Petenis kelahiran Glasgow, Skotlandia, itu menang dengan skor 6-4 7-6.
Pada set pertama Murray tak mengalami kesulitan berarti. Ia memenangi set ini dengan skor 6-4 setelah pukulan Simon pada game kelima melebar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah laga, Murray mengatakan bahwa ia begitu mengandalkan servisnya untuk memenangi pertandingan ini. Dan hal itu terbukti berhasil.
"Gilles memukul lebih baik dari belakang baseline, tetapi saya banyak mendapat poin dari servis yangh saya lakukan. Itulah kunci kemenangan saya hari ini," ujarnya seperti dilansir Yahoosports.
Kemenangan Murray ini terhitung tak diprediksi sebelumnya karena semua orang mengharapkan final antara Roger Federer--yang ia taklukkan di semifinal--melawan Rafael Nadal. Oleh karena itu ia mengucapkan terima kasih kepada para penonton yang tetap hadir menonton aksinya.
"Saya tahu kalian lebih mengharapkan final antara Roger-Rafa, tetapi kalian telah memberikan atmosfer yang bagus. Jadi, terima kasih telah datang," tandasnya kepada para penonton yang hadir.
Titel ini merupakan gelar juara keempat yang diraih Murray di tahun ini. Torehan ini menjadikannya petenis asal Britania Raya pertama yang bisa meraih empat titel juara dalam satu tahun. Sebelumnya ia memenangi turnamen di Doha, Marseille, dan Cincinnati
(roz/key)











































