Sony dan Tiga Ganda Putri Tumbang

Prancis Super Series

Sony dan Tiga Ganda Putri Tumbang

- Sport
Jumat, 31 Okt 2008 04:58 WIB
Paris - Sony Dwi Kuncoro secara mengejutkan tumbang oleh pebulutangkis non unggulan di babak kedua Prancis Super Series. Nasib serupa dialami tiga pasangan ganda putri yang harus masuk kotak.

Total ada lima wakil Indonesia baik tunggal ataupun ganda tersingkir di babak kedua Prancis Super Series yang digelar Kamis malam hingga Jumat (30-31/10/2008) dinihari WIB. Di antara jumlah tersebut kegagalan Sony menjadi hasil paling mengecewakan mengingat dia merupakan salah satu unggulan namun justru kalah dari pebulutangkis non unggulan.

Menghadapi pebulutangkis non unggulan asal Denmark, Joachim Persson, kekalahan straight set harus diderita Sony. Setelah menyerah dengan skor telak 6-21 di set pertama, Sony kembali tak berdaya di set kedua untuk kemudian kalah dengan 14-21.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun kekalahan Sony atas Persson ini berpeluang dibalaskan Taufik Hidayat di babak perempatfinal. Taufik memastikan satu tempat di babak delapan besar usai menyingkirkan wakil Malaysia, Muhammad Hafiz Hashim, lewat pertarungan tiga set yang mendebarkan 15-21, 21-18 dan 21-15.

Kegagalan melangkah ke babak perempatfinal juga harus dialami tiga ganda putri Indonesia. Dari empat ganda yang lolos ke perdelapanfinal, kini tinggal satu yang tersisa.

Ganda pertama yang gagal adalah Lita Nurlita/Endang Nursugiyanti yang kandas di tangan pasangan nomor satu dunia Jing Du/Yang Yu dengan 8-21 dan 12-21, sementara Rani Mundiasti/Jo Novita bertekuk lutut di tangan unggulan empat asal Malaysia Eei Hui Chin/Pei Tty Wong dengan 21-16, 18-21 dan 21-14.

Melengkapi kegagalan pasangan ganda putri adalah tersingkirnya Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii atas Yawen Zhang/Tingting Zhao dengan 21-13 dan 21-12. Satu-satunya yang masih bertahan di nomor ini adalah Vita Marisa/Lilyana Natsir setelah memenangi duel dengan Imogan Bankier/Sarah Bok 21-12 dan 21-15.

Nasib lebih baik menaungi Indonesia di nomor ganda putra dengan meloloskan dua pasangan dan hanya satu yang terhenti. Pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan menang 21-18 dan 21-18 atas Chris Langridge/David Lindley, duet Yonatan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan menundukkan Michael Fuchs/Ingo Kindervater 21-13 dan 23-21 sedangkan Muhammad Ahsan/Bona Septano tumbang 15-21, 21-12 dan 21-13 atas Yun Cai/Chen XU yang merupakan unggulan enam.

Dari nomor ganda campuran, meski meloloskan dua wakil ke perempatfinal, Indonesia dipastikan akan cuma punya satu wakil di semifinal. Nova Widianto/Liliyana Natsir yang menang 21-16 dan 21-15 atas Jorrit De Ruiter akan menghadapi Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita yang pada laga lain meraih tiket ke perempatfinal usai menang Robert Blair/Imogen Bankier 21-19, 15-21 dan 21-19.

Sedangkan dari tunggal putri, Maria Kristin Yulianti menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa setelah menundukkan Nanna Brosolat Jensen 23-21 21-13. Namun langkah Maria melaju ke semifinal akan sangat berat karena di babak selanjutnya dia dihadang unggulan teratas Lu Lan yang asal Cina. (din/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads