Federer mengatakan itu setelah ia menundukkan Stepanek dua set langsung, 7-6 6-4, Rabu (12/11/2008), yang membuat dirinya masih berpeluang lolos ke babak semifinal dari Grup Merah.
Karena kalah di laga pertama melawan Gilles Simon, petenis nomor dua dunia asal Swiss itu wajib mengalahkan Andy Murray untuk menjaga peluangnya mempertahankan gelar juara Piala Masters untuk ketiga kalinya berturut-turut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di akhir hari ini saya masih punya kesempatan. Saya berharap dengan satu hari recovery, saya bisa mendapatkan mukjizat di sini dan maju ke babak semifinal," sambung atlet berusia 27 tahun itu.
Diungkapkan Federer, seusai dirinya dikalahkan Simon, perutnya mengalami gangguan. Ini menambah alasan dia karena setelah sebelumnya mengaku kurang latihan.
"Saya bangun di waktu pagi dan badanku tidak enak. Perut ini bermasalah dan saya bahkan tidak bisa latihan. Saya tidak keluar kamar, mencoba mengenakkan segala sesuatunya. Kalau jadwal tandingnya kemarin, saya mustahil bisa main."
Federer punya musim yang mengecewakan tahun ini. Selain standar permainannya agak turun, sehingga tahta sebagai pemain nomor satu dunia direbut Rafael Nadal, ia juga kerap mengalami masalah dengan kondisi fisik. Dua minggu lalu, misalnya, ia absen dari Paris Masters karena cedera punggung.
Dari enam kali keikutsertaannya di Piala Masters, yang mana ia sudah memenanginya empat kali, Federer tak pernah tersingkir di babak grup. Dalam debutnya di tahun 2002 ia langsung masuk semifinal, lalu dua tahun berikutnya tampil sebagai juara berturut-turut. Di tahun 2005 ia kalah dari David Nalbandian di final, lalu kembali memenanginya di tahun 2006 dan 2007. (a2s/key)











































