Nama Murray melambung tahun ini setelah sukses menjuarai dua turnamen ATP Masters, yakni Cincinnati dan Madrid Masters. Petenis kelahiran 15 Mei ini pun langsung menempati rangking tertinggi di antara pemain asal Inggris Raya lainnya.
Dengan segala status tersebut, Murray pun kini bak selebriti baru di dunia olehraga. Wajar apabila ia kemudian memilih untuk pindah ke negara yang lebih nyaman dan mewah seperti Swiss ataupun Monaco--seperti halnya yang dilakukan beberapa olahragawan lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, semua hal itu tak menggoda Murray. Ia memilih untuk tetap berada Inggris dengan menghabiskan waktunya di flat miliknya di kota London, atau sesekali pulang ke kampung halamannya di Dunblane, Skotlandia.
"Saya tak melihat diri saya akan pindah ke tempat lain. Saya senang menghabiskan waktu saya di sini, bersama keluarga dan teman-teman saya," ungkapnya seperti dilansir Eurosport.
"Saya memang menghabiskan waktu berlatih saya pada bulan Desember di Miami, saya menghabiskan waktu beberapa minggu di sana. Selain itu, saya tak berpikir untuk keluar dari sini," tandasnya. Β
Satu-satunya yang berubah dari Murray adalah kini ia lebih banyak menerima suart dari fans. Uniknya, kebanyakan surat-surat itu datang dari kelompok fans yang tak diduganya.
"Saya menerima banyak surat dari fans. Kebanyakan dari mereka berumur 65 atau 70 tahun! Saya terkejut karena ternyata banyak nenek-nenek dan kakek-kakek yang menulis kepada saya dan mengatakan senang melihat saya bertanding."
(roz/key)











































