Keikutsertaan Peer dalam turnamen memang jadi sorotan terkait dengan serangan militer Israel ke Gaza. Peer sebelumnya sudah diminta sejumlah demonstran untuk mundur saja dari Auckland Classic. Tapi Peer tidak ngeper dan memilih terus berlaga.
Di partai perempatfinal, tantangan berat dihadapi Peer yang harus menghadapi Elena Dementieva yang peringkatnya jauh di atas dia. Alhasil, Peer pun menyerah 3-6 1-6 dalam duel selama 63 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekalahan tersebut mengakhiri keikutsertaan Peer di Auckland Classic setelah sebelumnya dia juga kandas di nomor ganda, ketika berpasangan dengan petenis Denmark Carol Wozniecki.
Dalam pertandingan sendiri, Peer diberikan sambutan hangat oleh fans ketika memasuki lapangan. Pendukung di sebuah sudut bahkan mengibarkan dua bendera Israel.
Sementara itu, demi mencegah kejadian yang tak diinginkan maka keamanan menuju lokasi pertandingan diperketat. Pimpinan demonstran John Minto yang menyerukan agar Peer mundur dari turnamen pun hanya boleh melakukan protes di luar komplek area pertandingan.
Akan tetapi, Minto sendiri tak luput di-demo. Tepat di hadapan kubunya yang memprotes Peer dan Israel, ada satu orang yang pro-Israel dengan papan bertuliskan, "Minto mendukung para pembunuh Hamas. Hamas membunuh harapan."
Demikian dikutip dari Stuff.co.nz, Kamis (8/1/2008). (krs/din)











































