Murray, yang sebenarnya bertanding dengan sedikit rasa sakit di punggung, tak memiliki banyak kesulitan untuk mengalahkan Roddick. Hal ini berkebalikan dengan kemenangannya di turnamen yang sama tahun lalu, di mana ia membutuhkan tiga set untuk menekuk petenis Swiss, Stanislas Wawrinka.
Dalam pertandingan yang dihelat di kota Doha, Minggu (11/1/2009) dinihari WIB, Murray langsung unggul cepatdengan skor 3-2 di awal set pertama. Dengan mengandalkan ace-nya, Murray terus mendominasi jalannya set. Pada akhirnya ia pun menutup set pembuka dengan kemenangan 6-4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan ini menandai titel kesembilan yang pernah diraih Murray sepanjang karirnya di dunia tenis. Hasil ini juga memperpanjang rekor bagus Murray atas Roddick. Dari tujuh pertemuan keduanya, Roddick hanya berhasil menang dua kali, sementara sisa laga lainnya menjadi milik Murray.
Namun, ada kekhawatiran terbersit usai turnamen ini. Cedera punggung Murray dikhawatirkan akan semakin memburuk sehingga ia bisa saja absen dalam turnamen Australia Terbuka Januari ini.
(roz/arp)











































