Punggung Tsonga sudah bermasalah ketika ia menang melawan Simone Bolelli di perempatfinal Sydney International, Rabu (14/1/2009) kemarin. Kala itu, Tsonga harus mendapat perawatan sebanyak dua kali.
Cedera itu kian parah hari Kamis (15/1) ini. Tsonga yang sedang bertanding melawan Jarkko Nieminen di babak semifinal terpaksa harus mundur dan dinyatakan kalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menemui fisioterapis saya kemarin. Saya juga menemui fisioterapis dari ATP. Saya menemui dokter dan mereka bilang kepada saya sulit untuk bermain dengan kondisi seperti itu," imbuhnya.
Cedera itu memang cedera kambuhan karena pernah mendera Tsonga di masa lalu. Akibatnya, peluang Tsonga untuk bermain di Australia Terbuka yang akan dimulai Senin (19/1) pun menjadi diragukan.
"Saya berharap ini tidak akan mempengaruhi saya di Australia Terbuka tetapi saya tidak tahu. Saya dulu punya masalah dengan persendian punggung beberapa waktu lalu dan kadang itu mengganggu," sesal petenis 23 tahun itu.
"Saya hanya bisa menunggu dan akan kembali ke lapangan saat saya merasa baikan. Saya tidak bisa melakukan apapun dalam dua hari ke depan. Saya akan berdiam di tempat tidur dan berharap semuanya membaik," ujar Tsonga penuh asa.
Australia Terbuka 2008 menjadi pentas Tsonga. Berperingkat 38 dunia dan tak diunggulkan, petenis keturunan Prancis-Kongo itu sukses ke final sebelum ditundukkan Novak Djokovic. Tahun ini, Tsonga diunggulkan di tempat keenam.
(arp/krs)











































