Dokic Kembali Berkat Campur Tangan Tuhan

Dokic Kembali Berkat Campur Tangan Tuhan

- Sport
Selasa, 20 Jan 2009 00:04 WIB
Dokic Kembali Berkat Campur Tangan Tuhan
Jakarta - Masih ingat Jelena Dokic? Sempat jadi petenis nomor empat dunia pada 2002, karir petenis berusia 25 tahun itu menurun akbat masalah keluarga. Terlempar ke posisi 187 dunia, Dokic siap kembali.

Di waktu lalu, Jelena Dokic mengalami masalah dengan ayah sekaligus pelatihnya, Damir. Dokic yang saat itu membela Australia, diminta ayahnya membela Serbia dan Montenegro. Jadilah dalam kurun waktu tujuh tahun, Dokic memperkuat dua negara: Australia (1998-2000) dan Serbia-Montenegro (2001-2005), sebelum kembali membela Aussie selepas 2006.

Akibat hal tersebut hubungan dengan sang ayah terpaksa terputus, celakanya kondisi nyaris serupa harus dia alami dalam relasi dengan Liliana yang merupakan ibundanya. Sayangnya Dokic juga tak terlalu dekat dengan adiknya Savo, yang terakhir ditemui tahun kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yah, saya masih sering merasa kangen dengan mereka," kata petenis kelahiran 1983 ini pada The Age.

Didera sejumlah masalah, performa Dokic menurun. Imbasnya, peringkatnya di rangking dunia pun merosot dari yang sebelumnya di posisi empat dunia menjadi urutan 187. Di tengah keterpurukan, Dokic masih punya harapan untuk kembali meraih kejayaan, meski diraih dengan perlahan dan dirintis dari bawah dengan keikutsertaan di turnamen kasta rendah seperti kelas satelit.

Hasilnya mulai terlihat, kala bulan lalu Dokic memenangi wildcard untuk Australia Terbuka 2009 di babak play off. Di turnamen Brisbane Internasional yang berlangsung menjelang Australia Terbuka, petenis keturunan Balkan ini tersingkir di babak pertama setelah memberi perlawanan sengit atas Amelie Mauresmo.

Australia Terbuka 2009 akan dijadikan ajang penebusan bagi Dokic. Asa untuk itu mulai terbuka usai ia memenangi babak pertama dengan mengalahkan petenis Austria Tamira Paszek. Dokic menyebut, campur tangan Tuhan sangatlah besar dalam hidupnya.

"Dengan keimanan yang kamu miliki, kamu harus mencoba untuk percaya. Tuhan menjadi prioritas utama dalam hidup saya. Saya benar-benar yakin tentang itu," tutur Dokic.

"Kemenangan hari ini sungguh luar biasa. Orang akan berpikir, 'Ah, ini cuma putaran pertama di Grand Slam'. Tapi bagi saya ini sangat berarti," tutur petenis yang akan menghadapi Anna Chakvetadze (peringkat 17) di babak kedua itu.

Dengan lolos ke babak kedua, jalan yang harus dilakui Dokic untuk kembali menjadi "besar" masih sangat panjang. Namun dari sini dia berusaha yakin untuk meraih mimpi-mimpinya yang sempat tertunta. Tentunya itu bakal terjadi dengan canpur tangan Tuhan

"Saya tidak tahu bagaimana semua terjadi, karena tahun lalu saya masih berusaha. Saya berusaha untuk bertahan dan tidak kembali ke masa lalu. Saya rasa, semua sudah berakhir. Saya sudah berhasil menguraikan segalanya. Saya benar-benar menikmati permainan saya," pungkas petenis berpostur 175 cm/60 kg ini. (din/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads