Kecemasan Perang Dunia ke-3 di Babak Ketiga

Australia Terbuka

Kecemasan Perang Dunia ke-3 di Babak Ketiga

- Sport
Rabu, 21 Jan 2009 18:04 WIB
Melbourne - Amer Delic, petenis Amerika Serikat kelahiran Bosnia, cemas pertandingannya lawan Novak Djokovic asal Serbia di putaran ketiga akan berubah jadi Perang Dunia ke-3. Bukan menyoal apa laga itu akan berjalan sengit atau tidak, tapi justru karena fans.

Sebagaimana lazimnya pendukung, mereka akan menyemangati petenis yang berasal dari negaranya masing-masing. Yang kurang lazim, dan bahkan disayangkan, kalau kemudian dukungan itu berubah jadi tak terkontrol sehingga berpotensi jadi aksi kekerasan.

Dukungan yang kurang terkendali itu contohnya dapat disaksikan dalam partai Delic kontra Paul-Henri Mathieu (Prancis). Sejumlah penonton asal Bosnia memberikan dukungan buat Delic dengan suara-suara keras di dua set terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mathieu yang kemudian kalah 1-6, 3-6, 6-3, 7-6 (3), 9-7 pun mengeluh kalau para penonton saat itu sudah terlampau berisik seperti penonton laga sepakbola dan tidak memiliki rasa hormat.

"Aku tak bisa mengendalikan itu, meski berusaha. Aku bersimpati dengan Paul dan aku minta maaf setelahnya, ucap Delic seperti diwartakan Yahoosports.

Animo fans Bosnia memang luar biasa. Itu kenapa Delic yang kelahiran Tuzla, Bosnia-Herzegovina tetap didukung meski sudah pindah ke AS sejak usianya 14 tahun --12 tahun silam.
Β 
Masalahnya, animo tinggi di bawah terik Matahari gampang berubah jadi aksi kekerasan. Tengok gelaran serupa tahun lalu. Fans asal Kroasia dan Serbia terlibat perkelahian di Melbourne Park dan buntutnya lebih dari 150 orang diusir dari kompleks turnamen.

Keributan itu sendiri bak memindahkan konflik Balkan nun jauh di sana ke Australia, di mana banyak terdapat imigran asal Bosnia, Serbia dan Kroasia. Kebetulan tiga golongan itulah yang jadi fans paling vokal dalam gelaran-gelaran olagraga.

Kembali ke Australia Terbuka 2009, Delic kini sedang dirundung kecemasan saat melihat lawan yang harus dihadapinya di putaran tiga. Si petenis kelahiran Bosnia akan berhadapan dengan Djokovic dari Serbia.
Β 
"Aku hanya berharap pertandingan selanujutnya dengan Novak tak berubah jadi Perang Dunia ke-3. Aku akan coba meminta para fansku agar kita tak usah mempermalukan diri sendir di depan mata dunia," aku Delic.

"Aku harap Novak juga mengatakan sesuatu kepada fans Serbia-nya. Pinggirkanlah politik. Itu bukan salahku dan juga bukan salah Novak. Kami di sini untuk main tenis dan kami harus terus begitu," lanjut dia.

. (krs/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads