Seperti diberitakan sebelumnya, Delic mendapat dukungan tersendiri dari suporter keturunan Bosnia yang banyak menetap di Australia. Walaupun berstatus warga negara AS, Delic aslinya orang Bosnia yang pindah ke Negeri Paman Sam saat berusia 14 tahun, atau 12 tahun silam.
Setelah "mengganggu" Paul-Henri Mathieu, suporter Delic dikhawatirkan bakal berseteru sengit melawan fans Novak Djokovic ketika Delic akan bertarung melawan unggulan ketiga itu di babak ketiga hari ini, Kamis (22/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyusul kekalahan Topsarevic, seorang fans Serbia berkelahi dengan seorang suporter Kroasia di sebuah bar. Polisi setempat, yang sejak aman mengambil prinsip zero-tolerance untuk perusuh, bertindak dengan mengamankan keadaan.
Dua tahun lalu Australia Terbuka dinodari oleh sejumlah bentrok antara fans Kroasia dan Serbia, yang melibatkan sekitar 150 orang.
Nah, menjelang pertarungannya melawan Djokovic, Delic menulis dalam situs pribadinya agar suporter berperilaku yang pantas.
"Kita tahu, orang-orang Bosnia dan Serbia punya beberapa perbedaaan di masa lalu. Bagaimanapun, ini bukanlah tempat atau waktu untuk membahas soal itu perbedaan-perbedaan itu," ungkap Delic, seperti dikutip Reuters.
"Novak dan saya adalah pemain tenis yang sedang memainkan salah satu setingan terbesar di dunia tenis. Saya cuma mengharapkan sebuah pertarungan yang fair, yang bisa dinikmati semua orang. Kata kuncinya adalah enjoy. Itulah gunanya kita semua berada di sini, untuk menikmati momen-momen seperti ini."
Setuju.
(a2s/krs)











































