Anna Suarez: Si Kencur yang Berdaya Hancur

Australia Terbuka

Anna Suarez: Si Kencur yang Berdaya Hancur

- Sport
Kamis, 22 Jan 2009 23:53 WIB
Anna Suarez: Si Kencur yang Berdaya Hancur
Melbourne - Tahun ini merupakan kali pertama Carla Suarez Navarro mentas di Australia Terbuka. Meski masih "kencur" tapi petenis yang tergolong mini itu punya daya hancur dan jadi kejutan terbesar di Melbourne sejauh ini.

Venus Williams dijamin akan mengiyakan pernyataan di atas setelah dia secara mengejutkan dipaksa menyerah dalam pertarungan tiga set 2-6, 6-3 dan 7-5 beberapa jam lalu. Sejak Australia Terbuka 2009 dimulai awal pekan ini, hasil laga tersebut merupakan kejutan terbesar yang terjadi.

Anna Suarez Navarro bisa dibilang bukan siapa-siapa di dunia tenis karena dia masih tergolong sangat hijau, meski sudah berusia 20 tahun. Tahun 2008 kemarin dia baru memulai debutnya bersama Spanyol di Fed Cup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prancis Terbuka 2008 menjadi ajang Grand Slam pertama petenis berpostur 160cm/58 kg itu. Hebatnya dia mampu langsung melaju hingga babak perempatfinal sebelum ditundukkan Jelena Jankovic, sementara dalam perjalanannya ke delapan besar dia menundukkan Amelie Mauresmo (unggulan pertama) di babak kedua, Casey Dellacqua di babak ketiga dan dilanjutkan dengan kemenangan atas unggulan 26, Flavia Pennetta.

Di dua seri Grand Slam selanjutnya, Wimbledon dan AS Terbuka, petenis kelahiran 3 September 1988 ini hanya sampai di babak kedua dan babak pertama.

"Dia super konsisten dan agresif kala melepaskan serangan," puji Venus dikutip dari Tennis.com. "Mungkin laga melawan saya akan menjadi laga terbaik yang pernah dia mainkan," tambah adik Serena Williams ini.

Kemenangan itu tidak membuat Suarez Navarro besar kepala. Petenis yang menggunakan tangan kanan sebagai senjata andalannya itu, tetap membumi. "Terima kasih, terima kasih sekali. Ini pertandingan besar. Saya tidak tahu harus berkomentar apa. Saya hanya berusaha," kata Suarez Navarro.

Soal kemenangan atas Venus, Anna yang kini duduk di posisi 46 dunia itu membagi rahasianya. "Agresiflah di sepanjang pertandingan. Bila tidak, dia akan mengontrol permainan," tambahnya.
(din/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads