Sejarah Kekerasan Fans di Australia Terbuka

Sejarah Kekerasan Fans di Australia Terbuka

- Sport
Jumat, 23 Jan 2009 21:50 WIB
Melbourne - Turnamen Grand Slam pembuka Australia Terbuka kembali dicemari oleh aksi kekerasan suporter. Sejak tahun 2007 kericuhan fans yang berbeda etnis selalu membuat sibuk aparat keamanan.

Berikut ini beberapa insiden kekerasan yang dilakukan fans di Australia Terbuka, sebagaimana dikutip dari Reuters:

* Sekitar 50 fans diusir dari Melbourne Park di hari pertama turnamen tahun 2007 setelah terjadi perkelahian hebat di antara suporter Kroasia dan Serbia. Fans saling serang dengan botol dan pancang-pancang bendera. Inilah kerusuhan terburuk dalam sejarah Grand Slam selama lebih dari 100 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

* Di tahun 2008 suporter keturunan Yunani dihentikan oleh polisi dengan semprotan air merica setelah berbuat onar dalam laga Fernando Gonzalez (Chile) versus Konstantinos Economidis (Yunani) di Margaret Court Arena. Pertandingan dihentikan selama 10 menit sampai fans rusuh itu diusir dari stadion oleh polisi.

* Di turnamen tahun ini mantan finalis Phil Dent mengingatkan bahwa pertikaian antaretnis fans akan menimbulkan kekacauan kalau tidak ada tindakan tegas dari pihak keamanan. Dent mewanti-wanti demikian setelah menyaksikan kelakuan sekelompok fans muda pendukung petenis AS kelahiran Bosnia, Amer Delic, di babak pertama melawan anaknya, Taylor Dent. "Saya katakan pada Anda, kelakuan seperti itu tidak bisa diterima di manapun di dunia ini," kecam Dent pada radio setempat.

* Hari Rabu (21/1) lalu polisi menggelandang sedikitnya lima fans keluar dari Melbourne Park setelah mereka nyarisΒ  berbaku hantam. Namun perkelahian tetap terjadi di sebuah bar ketika terjadi pertandingan Marin Cilic (Kroasia) melawan Janko Tipsarevic (Serbia).

* Ketegangan etnis pecah menjadi kekerasan massal seusai laga petenis Serbia Novak Djokovic (Serbia) versus pemain AS yang lahir di Bosnia, Amer Delic, Jumat (23/1). Perkelahian massal terjadi di luar arena di sekitar Rod Laver Arena, saat fans menontonnya lewat layar raksasa. Botol-botol dan kursi-kursi beterbangan dan membuat suasana kacau balau. Seorang perempuan Bosnia terkena hantaman kursi di kepalanya. Polisi menahan dua pria dan mengusir 30 orang dari tempat tersebut.

(a2s/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads