Menjadi favorit setelah tahun lalu mencapai final AS Terbuka dan awal tahun ini tampil gemilang, Murray kehabisan 'bensin' dalam pertandingan melawan Verdasco di Hisense Arena, Senin (26/1/2009).
Murray memang memenangi set pembuka dengan skor 6-2, tetapi Verdasco segera membalasnya di set kedua dengan 6-1. Murray lagi-lagi memimpin dengan memenangi set ketiga 6-1 dan lawannya yang asal Spanyol itu juga kembali menyeimbangkan dengan memenangi set keempat 6-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertarungan Murray kontra Verdasco adalah salah satu yang terlama di Australia Terbuka kali ini. Total 3 jam 12 menit dihabiskan oleh petenis unggulan satu melawan unggulan 14 tersebut.
Dari statistik yang dirilis situs resmi turnamen, Verdasco mencatat 51 winners dan Nadal 52 winners. Murray juga masih lebih baik karena mencatat 40 unforced errors, sementara Verdasco melakukannya 50 kali. Hanya saja, Verdasco mencatat 10 servis as sedang Murray mencatat tujuh as.
Kegagalan ini membuat Inggris Raya harus lebih lama menanti salah seorang petenis putranya manjadi juara Grand Slam. Fred Perry terakhir melakukannya pada AS Terbuka tahun 1936 alias lebih dari 73 tahun silam.
Di perempatfinal, Verdasco akan bertemu pemenang pertandingan unggulan ke-9 James Blake melawan unggulan lima Jo-Wilfried Tsonga.
(arp/arp)











































