Federer menyebut mental sebagai senjata modal besarnya, menyusul kemenangan dia atas Tomas Berdych di babak keempat. Kalah di dua set pertama, pemain nomor dua dunia itu mampu bangkit dan memenangi tiga set berikutnya.
Kini asa Federer untuk meraih gelar Grand Slam-nya yang ke-14 akan diuji oleh Del Potro sore nanti, Selasa (27/1/2009). Ia pun sadar benar bahwa lawan yang akan dihadapinya -- Del Potro unggulan kedelapan -- tidak akan mudah dikalahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Artinya, nyaris saja. ... TapiΒ saya juga bermain lima jam melawan Rafa (Nadal) di lapangan tanah liat dan juga melawan pemain yang lain,β sambung pemain berusia 27 tahun itu.
"Pada akhirnya, semuanya tergantung mental, dan saya tahu inilah yang selalu menjadi kekuatan terbesar dalam bertanding, Itu kenapa saya selalu terbantu untuk tampil lima set," pungkasnya.
(a2s/roz)











































