Usaha Dokic memang tidak mudah setelah berjuang keras saat mengikuti Australia Terbuka ini. Petenis peringkat ke-187 dunia mengawali grand slam ini dengan status wild card.
Dokic mampu mencuri perhatian setelah mengalahkan petenis Rusia unggulan ke-17, Anna Chakvetadze. Ini kemenangan pertama Dokic atas petenis peringkat ke-20 dalam lima tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokic semakin mendapatkan hati Rod Laver Arena setelah maju ke perempatfinal usai mengandaskan Alisa Kleybanova. Namun Dinara Safina akhirnya membuyarkan impian Dokic setelah mengalahkannya dengan skor 6-4 4-6 6-4.
Bukan hanya itu, petenis Rusia ini juga membungkam penonton di Melbourne. Maklum saja Dokic juga menjadi satu-satunya petenis Australia yang masih bertahan di tunggal putri dan putra.
Sementara Dokic pun mengakui bahwa dirinya kecewa dengan kekalahan tersebut. Meski demikian dia melihat sisi positif yang lebih besar untuk kebangkitan karirnya di 2009 ini.
"Tentu saja saya kecewa. Namun adalah hal yang lebih positif daripada negatif. Ini merupakan awal yang bagus untuk 2009, saya tak meminta lebih dari apa pun," kata Dokic seperti dilansir Reuters.
Dokic memang sempat menjadi petenis yang disegani. Petenis kelahiran Kroasia ini pernah menempati rangking empat dunia pada 2002 namun namanya sempat tenggal karena masalah keluarga.
Ia menghabiskan waktu selama tiga tahun terlempar dari peringkat top dunia. Dokic berjuang dengan berat badannya, menaikkan keyakinan dirinya dan diremehkan kalangan pecinta tenis di negaranya sendiri.
Meski demikian, hasil di Australia Terbuka ini juga menjadi harapan bagi Dokic untuk kembali berprestasi. "Target saya adalah masuk peringkat 50 besar di akhir tahun ini," ujarnya beberapa hari lalu.
(key/krs)











































