Safina punya peluang 50 persen menjuarai Australia Terbuka 2009 usai menjejak final untuk menghadapi Serena Williams. Ini final Grand Slam kedua Safina usai Prancis Terbuka 2008, dan akan jadi gelar pertamanya di ajang itu jika bisa mengatasi Serena.
Kemenangan juga akan bikin Safina yang rangking tiga dunia naik peringkat, bahkan sampai ke posisi pertama. Tapi meski ada iming-iming luar biasa, sang petenis putri Rusia takkan gila-gilaan merayakan jika nanti meraih kemenangan.
Β
Safina takkan mengikuti jejak kakaknya, Marat Safin, saat merayakan kemenangan di AS Terbuka 2000 silam. Ketika itu Safin berselebrasi dengan membawa satu krat vodka Rusia ke dalam konperensi pers.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku tak banyak minum. Paling banyak yang bisa kutenggak mungkin hanyalah segelas anggur. Aku tak minum alkohol," lanjut gadis 22 tahun tersebut.
Safina memang beda dengan kakaknya. Kalau Safin yang cenderung flamboyan pernah memboyong sejumlah gadis pirang nan seksi untuk melihatnya berlaga di lapangan, Safina takkan dengan sengaja membawa serombongan pria-pria tampan untuk mendukungnya.
"Tidak. Aku bukan orang seperti itu. Tidak, tidak," ucap Safina tersipu-sipu.
(krs/krs)











































