Federer Bicara Soal Predikat 'Terhebat'

Federer Bicara Soal Predikat 'Terhebat'

- Sport
Jumat, 30 Jan 2009 00:01 WIB
Federer Bicara Soal Predikat Terhebat
Melbourne - Roger Federer bisa menyamai rekor Grand Slam milik Pete Sampras usai mencapai partai puncak Australia Terbuka 2009, final Grand Slam ke-18 sepanjang karir Federer. Catatan itu jelas tak main-main kendati Federer juga enggan disebut yang terhebat di dunia tenis.

Sampras tercatat sebagai petenis yang paling banyak meraih titel juara Grand Slam. Total 14 gelar juara dikoleksinya.

Torehan tersebut dikuntit Federer yang sudah meraih 13 titel juara Grand Slam. Artinya, jika petenis Swis itu berjaya di Australia Terbuka maka Federer, bersama-sama Sampras, akan jadi petenis dengan titel Grand Slam terbanyak sepanjang masa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, dengan mencapai babak terakhir Australia Terbuka 2009 Federer sudah menyamai raihan Sampras lainnya, yakni 18 kali menjejak final Grand Slam. Jumlah kedua petenis ini hanya kalah dari Ivan Lendl yang sudah 19 kali mencapai final.

Akan tetapi, raihan itu semua dicapai pada periode Open Era. Alhasil, Federer pun belum mau dibanding-bandingkan dengan petenis era sebelumnya, karena perbedaan generasi yang ada takkan membuat perbandingan berbuah apa-apa.

"Mungkin (kita) takkan pernah tahu siapa yang terhebat sepanjang masa di dunia tenis. Tentu saja jika seseorang memenangi 35 Grand Slam maka dia jelas akan membuktikan diri sebagai pemain."

"Yeah, maksudku 14 (titel) adalah hasil generasi baru, Open Era, aku mungkin bisa jadi yang terhebat pada era itu tapi takkan bisa jadi (yang terhebat) sepanjang masa. Aku sangat sadar akan hal itu," demikian Federer di Reuters.


(krs/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads