Sampras tercatat sebagai petenis yang paling banyak meraih titel juara Grand Slam. Total 14 gelar juara dikoleksinya.
Torehan tersebut dikuntit Federer yang sudah meraih 13 titel juara Grand Slam. Artinya, jika petenis Swis itu berjaya di Australia Terbuka maka Federer, bersama-sama Sampras, akan jadi petenis dengan titel Grand Slam terbanyak sepanjang masa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, raihan itu semua dicapai pada periode Open Era. Alhasil, Federer pun belum mau dibanding-bandingkan dengan petenis era sebelumnya, karena perbedaan generasi yang ada takkan membuat perbandingan berbuah apa-apa.
"Mungkin (kita) takkan pernah tahu siapa yang terhebat sepanjang masa di dunia tenis. Tentu saja jika seseorang memenangi 35 Grand Slam maka dia jelas akan membuktikan diri sebagai pemain."
"Yeah, maksudku 14 (titel) adalah hasil generasi baru, Open Era, aku mungkin bisa jadi yang terhebat pada era itu tapi takkan bisa jadi (yang terhebat) sepanjang masa. Aku sangat sadar akan hal itu," demikian Federer di Reuters.
(krs/din)











































