Taufik Soal Mulyo dan PBSI

Taufik Soal Mulyo dan PBSI

- Sport
Jumat, 30 Jan 2009 17:54 WIB
Taufik Soal Mulyo dan PBSI
Jakarta - Dugaan bahwa Taufik Hidayat mundur dari pelatnas karena faktor Mulyo Handoyo ditepis oleh yang bersangkutan. Ia juga berkomentar tentang dirinya yang cukup sering terlibat konflik dengan PB PBSI.

Soal Mulyo, Taufik membantah bahwa dia meninggalkan pelatnas karena merasa kecewa lantaran pelatih "sehatinya" itu tak lagi dipanggil untuk bekerja di Cipayung. Kalaupun ketidakpuasan itu ada, katanya,Β  hal tersebut faktor nomor kesekian.

"Sebelum dia keluar pun saya sudah memikirkan mundur," ungkap Taufik kepada wartawan di Jakarta, Jumat (30/1/2009), seraya mengatakan pikiran mundur itu mulai membayang di benaknya sejak mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Olimpiade 2004.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena keduanya sama-sama tak lagi berada di pelatnas, Taufik tetap akan menjadikan Mulyo sebagai pelatihnya. Seperti diberitakan sebelumnya, menantu mantan ketua umum KONI Agum Gumelar itu tetap akan mengikuti delapan sampai 10 turnamen di tahun ini, walaupun dengan biaya sendiri atau sponsor pribadi.

"Dia sudah tahu betul seluk-beluk kehidupan saya, tahu banget kepribadian saya. Dia sudah seperti teman, pelatih, dan juga orangtua buat saya," ujar Taufik tentang pelatih yang sudah menanganinya sejak 1997 itu.

Pada kesempatan yang sama Taufik juga merefleksi hubungan lamanya dengan PB PBSI, yang mana ia cukup sering terlibat konflik. Menurut bapak satu anak ini, hal-hal itu sudah jadi masa lalu dan lumrah terjadi.

"Di keluarga kecil saja pasti punya konflik, apalagi di keluarga besar seperti PBSI," tukasnya. Β 

Taufik juga tak lupa memberi testimoni tentang PBSI yang telah menaunginya selama 12 tahun. Dia berharap organisasi bulutangkis ini lebih baik lagi kinerjanya, terus melakukan regenerasi, dan lebih terbuka dalam hubungan antara pengurus, pelatih dan pemain.

Saat ditanya momen paling berkesan selama menjadi pemain pelatnas, atlet berusia 27 tahun itu menjawab. "Saat ini, saat saya memutuskan keluar dari PBSI. Ini berat sekali."

(a2s/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads