Pekan ini diprediksi sebagai yang terpanas di Melbourne, Australia. Pada hari kesepuluh turnamen Australia Terbuka 2009, Jumat (30/1/2009), suhu bahkan mencapai 43 derajat celcius.
Suhu udara saat pertandingan Nadal vs Verdasco berjalan boleh jadi sudah menurun karena partai digelar ketika Matahari tak lagi bersinar terang. Tapi atmosfer di lapangan tak kurang menyengat karena aksi kedua petenis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kedudukan 1-1, pertandingan kian memanas. Keduanya silih berganti mematahkan servis lawan di mana set ketiga akhirnya direbut Nadal 7-6, hanya untuk dibalas Verdasco dengan skor sama di set keempat. Set kelima pun jadi penentu.
Apes buat Verdasco, kesalahannya di saat-saat krusial bikin Nadal meraih kemenangan. Verdasco tertunduk karena tersingkir, sementara Nadal yang melaju ke final untuk menghadapi Roger Federer berteriak kegirangan di lapangan.
Laga semifinal itu tercatat tuntas usai lima jam 14 menit. Inilah rekor baru untuk partai terlama dalam sejarah Australia Terbuka, melewati waktu lima jam dan 11 menit yang dibutuhkan Boris Becker untuk mengalahkan Omar Camporese tahun 1991 silam.
"Saat ini saya lebih bahagia ketimbang kelelahan. Pastinya akan jadi final ketat. Tapi luar biasa buat saya bermain di sini. Itu adalah partai terbaik sepanjang karir saya," lanjut Nadal di AFP.
Verdasco sendiri boleh memiliki kebanggaan tersendiri karena mampu memberikan perlawanan alot yang menyamai rekor pertandingan terlama Nadal sebelumnya, yakni lima jam 14 menit lawan Guillermo Coria di final Roma Master 2005.
Laga Nadal vs Verdasco ini juga melebihi duel Nadal kontra Federer di final Wimbledon tahun lalu, yang berjalan selama empat jam dan 48 menit. (krs/a2s)











































