Nadal kini tengah menapaki jalan yang mungkin akan menjadikannya salah satu petenis tersukses di dunia. Dengan usianya yang masih 22 tahun, berbagai gelar bergengsi telah diraihnya.
Memenangi hampir seluruh turnamen Grand Slam yang ada, kecuali US Open, serta telah meraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008. Gelar petenis nomor satu dunia pun sudah diraihnya sejak tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya suka bermain bola, namun saya tidak bisa memainkannya sekarang karena saya pemain tenis. Namun saya ingin bermain sepakbola denga teman-teman saya, ketika saya selesai (pensiun) bermain tenis nanti," tukas Nadal seperti diberitakan Reuters.
Selain tenis, dalam tubuh Nadal juga memang mengalir darah sepakbola. Pengumpul enam titel Grand Slam itu merupakan keponakan dari mantan pemain Barcelona dan timnas Spanyol, Miguel Angel Nadal, di samping terkenal dengan kecintaannya pada Real Madrid.
Pernyataan tersebut di atas diungkapkan Nadal sebagai sebuah kritik terhadap seri tenis dunia yang disebutnya terlalu panjang. Kondisi yang disebutnya telah menyulitkan banyak petenis.
Tapi Nadal tentu saja tak akan benar-benar menggeluti sepakbola di masa tuanya nanti. Kecintaannya pada tenis sudahlah terlalu besar yang membuatnya tak akan berpaling meski pada suatu saat nanti raket sudah tergantung di rumahnya.
"Saya ingin terus bermain tenis, dan melakukan apapun yang saya inginkan. Namun, jika kami terus mengikuti banyak turnamen seperti saat ini, pastinya kami akan kesulitan untuk berlatih olahraga (lainnya)," pungkas Nadal. (din/din)











































