Di atas lapangan tanah liat Roland Garros yang sangat dikuasainya, Nadal tak terhentikan. Menghadapi Daniel pada hari Senin (25/5/2009), Nadal menang tiga set langsung 7-5, 6-4, 6-3.
Hasil ini merupakan kemenangan ke-29 petenis asal Spanyol ini di Roland Garros. Capaian itu membuat nama Nadal sejajar dengan Chris Evert yang juga telah membukukan jumlah serupa dalam rentang tahun 1974-75 dan 1979-81.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di babak berikutnya, Nadal akan ditantang petenis Rusia Teimuraz Gabashvili yang di babak pertama menundukkan rekan senegaranya, Igor Kunitsyn, dengan 6-7 (6-8), 7-6 (7-5), 6-3, 6-1
Sedang Federer yang merupakan peringkat dua dunia relatif tidak menemui kesulitan kala mengatasi Martin dengan skor 6-4, 6-3, 6-2. Di babak kedua, petenis Swiss itu akan menghadapi petenis asal Argentina Jose Acasuso yang menundukkan Santiago Ventura, 3-6, 6-6 (7-5), 6-0, 6-3.
Federer yang dipecundangi Nadal di partai final tahun lalu mengaku sangat berkonsentrasi terhadap pertandingan pembukanya dan berupaya melupakan memori kelamnya 12 bulan silam.
"Saya bahkan tidak berpikir tentang pertandingan di tempat yang sama tahun lalu karena saya sangat berkonsentrasi," tukas Federer yang memburu gelar pertamanya di turnamen ini.
"Saya hanya ingin mengeluarkan kemampuan terbaik. Saya tidak ingin kalah di pertandingan pertama," tutup dia.
(arp/roz)











































