Pada aksinya di hari Rabu (27/5/2009), Murray mendapat perlawanan cukup a lot dari pemain peringkat 104 dunia asal Italia, Potito Starace, sebelum menangΒ 6-3 2-6 7-5 6-4.
Setelah memenangi set pertama, Murray bermain buruk di set kedua dan kalah. Di set berikutnya ia sempat memimpin 5-1 tapi mampu dikejar dan disamakan oleh Starace.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bermasalah dengan pukulan-pukulan groundstroke-nya, ia mengubah taktik permainan danΒ berhasil mengamankan dua set point di set ketiga. Yang terakhir ia lakukan lewat forehand bertenaga yang memastikan dia merebut set ini.
Pertarungan di set keempat masih cukup berimbang sampai Murray mulai "keluar" di game ke-10, dengan melepaskan forehand yang luar biasa, untuk kemudian meraih match point-nya yang ketiga, dan memenangi pertandingan.
Dengan hasil ini Murray berhak melaju ke babak ketiga, di mana hingga kini ia belum pernah mencapai level lebih baik dari putaran ketiga, sepanjang keikutsertaannya di Roland Garros. Tahun lalu ia dihentikan pemain Spanyol Nicolas Almagro di level tersebut.
Murray, yang juga belum pernah meraih gelar juara di turnamen berlapangan tanah liat, akan berjumpa Janko Topsarevic di babak ketiga. Sang lawan yang berasal dari Serbia itu sudah siap menghadang unggulan ketiga itu.
"Aku tak punya beban. Makanya aku tidak takut," ujar Tipsarevic. "Menurut pendapatku, dia masih belum nyaman 100 persen di lapangan clay. Ideku adalah membuat dia bergerak terus sebanyak mungkin karena ... di lapangan tanah liat dia masih perlu ber-sliding lebih banyak."
(a2s/krs)











































