Adalah kekalahan Nadal di babak ketiga yang membuat Federer kini sangat dijagokan untuk jadi juara. Sejak empat tahun terakhir, Nadal selalu jadi mimpi buruk buat petenis Swis itu untuk bisa melengkapi gelar Grand Slam wimbledon, Australia Terbuka dan AS Terbuka yang sudah lebih dulu dia raih.
Dan FedEx membuktikan kalau langkahnya menuju titel juara di Roland Garros kini terbuka sangat lebar setelah dia menundukkan Gael Monfils dan mendapat tiket ke semifinal untuk menantang petenis Argentina, Juan Martin del Potro. Makin membuat peluang Federer membesar adalah catatan pertandingan dia dengan tiga semifinalis lainnya -- Robin Soderling, Fernando Gonzalez dan Juan Martin del Potro -- yang secara agregat berada dalam kedudukan 26-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tahu kalau saya adalah favorit besar. Bukan berarti saya punya rekor bagus dengan tiga pemain lain yang tersisa membuat saya bisa memenangi kompetisi ini. Tapi yang pasti saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mendapatkannya," sambung Federer.
Jalan Federer menuju tangga juara bisa jadi makin mulus karena dia dapat suport penuh dari publik Prancis. Beberapa orang yang tidak sengaja ditemuinya di jalan banyak yang menyatakan dukungan dan menyebut kalau 2009 akan menjadi tahunnya Federer di Roland Garros.
"Saat saya berada di jalan untuk makan malam, semua orang memberi dukungan seakan mengatakan 'Inilah tahun kamu! Kamu harus bisa melakukannya. Mereka berteriak dari atas skuter dan bahkan keluar dari mobil saat lampu merah untuk meminta tanda tangan dan foto bersama."
"Kami tak punya seri Grand Slam di Swis, tapi saya merasa seperti berada di rumah untuk seri Grand Slam kali ini, terutama di sini," pungkas petenis 27 tahun itu.
(din/krs)











































